Perbedaan Perubahan Primer dan Sekunder pada Pubertas Anak Perempuan

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sadar atau tidak, sebenarnya terdapat perbedaan perubahan primer dan sekunder pada pubertas anak perempuan. Umumnya kedua perubahan ini terjadi saat perempuan memasuki usia 8 sampai 13 tahun.
Pubertas sendiri merupakan masa terjadinya perubahan fisik dan mental anak perempuan maupun laki-laki. Perubahan ini disebabkan adanya perubahan hormon. Pada masa ini juga terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat.
Perbedaan Perubahan Primer dan Sekunder pada Pubertas Perempuan
Dikutip dari buku Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 6 Sekolah Dasar, Yanti Herlanti, dkk. (2007:27), masa pubertas pada anak perempuan ditandai dengan perubahan primer dan sekunder.
Perubahan primer ditandai dengan menstruasi, sedangkan perubahan sekunder ditandai dengan perubahan fisik.
Agar lebih memahami perbedaan perubahannya, berikut penjelasan selengkapnya.
1. Perubahan Primer
Perubahan primer pada perempuan ditandai dengan menstruasi yang menandakan ovarium telah dapat menghasilkan sel telur.
Proses menstruasi terjadi saat sel telur yang dihasilkan ovarium sudah matang dan memasuki rahim. Jika sel telur tidak dibuahi oleh sperma, maka dalam beberapa hari sel telur akan mati.
Sel telur yang mati tersebut akan luruh bersama penebalan yang terjadi pada dinding rahim dan dikeluarkan melalui vagina. Jika sel telur dibuahi oleh sel sperma, maka sel telur akan berkembang dan tumbuh menjadi janin.
Menstruasi pertama biasanya dialami oleh anak perempuan pada usia 10 sampai 14 tahun. Menstruasi umumnya berlangsung selama 3 sampai 7 hari, dan terjadi satu kali setiap 28-31 hari. Namun perlu dipahami bahwa periode tersebut tidak sama pada setiap perempuan.
Pada awalnya, menstruasi bisa tidak teratur. Meski begitu, semakin lama menstruasi akan datang lebih teratur.
2. Perubahan Sekunder
Perubahan sekunder pada pubertas perempuan adalah perubahan pada fisik yang tampak dari luar. Terdapat sejumlah bagian tubuh perembuan yang mengalami perubahan, berikut di antaranya:
Payudara: Payudara mulai terbentuk pada usia 10 tahun dan secara ukuran akan bertambah seiring bertambah dewasa.
Menstruasi dan fertilitas: Menstruasi akan terjadi sekali dalam sebulan.
Bentuk tubuh: Pinggul membesar, tubuh mulai berbentuk, dan sebagian besar tubuh perempuan akan menjadi gemuk.
Bau badan dan jerawat: Munculnya bau badan dan jerawat karena hormon.
Kulit: Kulit umumnya akan lebih berminyak.
Rambut halus: Tumbuhnya rambut halus di ketiak dan kemaluan.
Baca juga: Pengertian Pra Pubertas pada Tahap Masa Pubertas
Itu dia penjelasan mengenai perbedaan perubahan primer dan sekunder pada pubertas anak perempuan. Selain terjadinya kedua perubahan di atas, saat pubertas, anak perempuan juga mengalami pergolakan emosi yang cenderung tidak stabil. (YAS)
