Perbedaan Teknik Dusel dan Arsir dalam Seni Rupa

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa seni rupa yang ingin mengembangkan bakatnya bisa memulai untuk membuat karya lukisan. Ada beberapa teknik yang bisa digunakan seperti arsir dan dusel. Namun, apa perbedaan teknik dusel dan arsir serta mana yang lebih direkomendasikan?
Bagi mahasiswa seni, tentu harus tahu apa perbedaan teknik-teknik tersebut agar bisa menghasilkan karya yang menarik. Adapun persamaan dari kedua teknik di atas adalah sama-sama menggunakan pensil.
Pengertian Teknik Dusel dan Arsir
Baik teknik arsir dan teknik dusel keduanya sama-sama sering digunakan oleh seniman seni rupa dalam membuat lukisan.
Mengutip dari buku Paradigma Pendidikan Praktis dalam Pembelajaran Seni Rupa untuk Anak di Sekolah Dasar, Nur Fajrie, dkk., (2023:54), pengertian seni rupa adalah ekspresi kognitif dan perasaan manusia lewat sebuah karya seni rupa.
Ada juga yang menjelaskan bahwa seni rupa adalah ekspresi diri melalui media rupa seperti tekstur, volume, ruang, warna, bentuk, garis, dan titik. Hasil dari lukisan seni rupa bisa dilihat oleh panca indera melalui media visual.
Dalam penerapan seni rupa dikenal banyak teknik menggambar contohnya adalah teknik dusel dan arsir, berikut pengertian kedua teknik tersebut.
1. Teknik Dusel
Teknik dusel memiliki nama lain yaitu teknik gosok yaitu menggambar dengan cara menggosok-gosokan kertas atau tangan yang sudah dibubuhi dengan pensil. Bisa digunakan untuk menggambar wajah manusia, gelas, dan buah-buahan.
2. Teknik Arsir
Sedangkan pengertian teknik arsir adalah kegiatan menggambar dengan memanfaatkan unsur garis putus-putus yang digoreskan secara berulang-ulang dan teratur. Teknik arsir dapat menghasilkan efek gelap terang, volume, dan plastisitas.
Perbedaan Teknik Dusel dan Arsir
Lantas apa perbedaan teknik dusel dan arsir yang perlu diketahui mahasiswa seni? Adapun penerapan teknik arsir adalah menggambar garis sejajar atau menyilang sehingga bisa menentukan gelap terang. Hasilnya adalah objek tampak seperti 3 dimensi.
Lalu untuk teknik dusel menggambar dengan pensil gambar untuk menghasilkan efek gelap terang berupa garis-garis miring dan berulang. Jadi, kalau teknik dusel garis dibentuk menyilang atau sejajar sedangkan pada teknik arsir, garis dibentuk miring.
Baca Juga: Pengertian dan Jenis Kritik Seni Rupa
Langkah pertama yang perlu diketahui mahasiswa seni rupa adalah mengetahui perbedaan teknik dusel dan arsir. Mahasiswa bisa memilih akan menggunakan teknik apa saja untuk membuat karya. (GTA)
