Perbedaan Unsur Pementasan Teater Tradisional Rakyat Istana yang Perlu Diketahui

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perbedaan unsur pementasan teater tradisional rakyat istana perlu diketahui karena merupakan bagian dari warisan seni budaya. Meski keduanya berbeda, tetapi di zaman sekerang, orang bisa mengapresiasi keduanya.
Perbedaan pementasan teater rakyat dan istana zaman sekarang di perkotaan tidak sebanyak zaman dahulu. Tapi di pedesaan, perbedaan tersebut masih sangat terasa.
Perbedaan Unsur Pementasan Teater Tradisional Rakyat Istana
Dikutip dari Seni Budaya untuk SMA/MA/SMK/MAK Kelas X Semester 2, Zackaria Soetedja dan Kawan-kawan (2017:162), pementasan teater tradisional membutuhkan perencanaan dalam pementasannya, sama dengan pementasan teater lainnya.
Ada 2 macam teater tradisional yang biasa ditampilkan, yaitu teater rakyat dan teater istana. Berikut perbedaan unsur pementasan teater tradisional rakyat istana yang perlu diketahui.
1. Sifat
Rakyat: Sederhana karena dibentuk oleh masyarakat huma, pertanian dan pedesaan.
Istana: Mewakili kaum istana dengan cita rasa yang tinggi dan rumit (adiluhung).
2. Fungsi
Rakyat: Untuk mengisi waktu di kala senggang setelah bekerja keras di sawah, berburu atau menangkap ikan di laut.
Fungsi: Untuk pencitraan raja, baik yang sudah wafat maupun yang masih memerintah.
3. Alat
Rakyat: Menggunakan bahan seadanya yang ditemukan di alam atau sekitar rumah.
Istana: Menggunakan alat-alat yang sengaja dibuat dengan cita rasa seni yang tinggi.
4. Sumber Cerita
Rakyat: Kebiasaan hidup yang sederhana dan penuh canda serta adat istiadat yang menyertasi siklus hidup mereka.
Istana: Seputar lelulur istana yang berjasa bagi kerajaan.
5. Tata Pementasan
Rakyat: Bersifat bersahaja, sederhana dan kedaerahan. Pengetahuan tentang seni pementasan diwariskan turun temurun.
Istana: Pementasan teater dipersiapkan dan dilakukan oleh para empu, pujangga atau seniman yang memiliki ilmu tinggi di bidang seni dan harus mengikuti berbagai pakem. Sering kali pementasan dikaitkan dengan acara-acara seremonial istana.
6. Lakon atau Pemeran
Rakyat: Sering terjadi pemusik bermain rangkap sebagai pemain drama. Latihan dilakukan sebisanya, bahkan dengan bisa digantikan oleh siapa saja.
Istana: Pemeran dipegang oleh orang-orang yang berprofesi sebagai seniman dengan keahlian yang berbeda-beda sehingga tidak saling menggantikan. Kadang keahlian tersebut mendapat pengakuan dari pengelola istana berupa gelar tertentu.
Baca juga: 3 Teknik Dasar Akting Teater
Itulah perbedaan unsur pementasan teater tradisional rakyat istana yang perlu diketahui. Seni tradisional, baik teater rakyat maupun istana merupakan bagian dari perjalanan kebudayaan manusia sehingga perlu sama-sama dipahami. (lus)
