Konten dari Pengguna

Perbedaan Valentine dan White Day Berdasarkan Sejarah Tradisinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan valentine dan white day. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan valentine dan white day. Sumber: pexels.com

Valentine adalah Hari Kasih Sayang yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari. Namun, ada juga perayaan White Day. Lantas, apa perbedaan antara Valentine dan White Day?

Mengetahui perbedaan kedua perayaan tersebut adalah hal yang penting. Apalagi hingga kini masih banyak orang yang salah kaprah dalam memahami dua perayaan tersebut.

Perbedaan Valentine dan White Day

Ilustrasi perbedaan valentine dan white day. Sumber: pexels.com

Bagi yang penasaran dengan perbedaan Valentine dan White Day, berikut ini adalah penjelasan selengkapnya yang bisa disimak.

1. Valentine

Valentine merupakan perayaan Hari Kasih Sayang yang jatuh setiap tanggal 14 Februari. Banyak pihak menyebut bahwa perayaan ini berawal dari Festival Romawi Lupercalia yang diadakan pada pertengahan Februari.

Namun, ada juga yang menganggap jika perayaan ini diambil dari kisah martir Kristen bernama Valentine. Meski masih belum jelas asal-usulnya, tetapi mayoritas orang sepakat bahwa Valentine adalah hari romantis yang dirayakan oleh banyak pasangan.

Meski begitu, budaya perayaannya cenderung berbeda-beda di tiap negara. Misalnya, di Korea Selatan, pihak perempuan yang akan memberi hadiah pada laki-laki. Jadi, tidak ada laki-laki di Korea Selatan yang memberi hadiah pada kekasihnya pada Hari Valentine.

2. White Day

Mengutip dari buku World Days, Zoltan Szucs (2022), White Day dirayakan satu bulan setelah Hari Valentine, yakni pada tanggal 14 Maret. Di negara-negara yang merayakan White Day, para pria yang menerima coklat cinta saat Valentine diharapkan untuk membalas budi dengan memberi hadiah kepada wanita.

Oleh karena itu, momen ini dimanfaatkan oleh setiap pria untuk bergantian memberi hadiah pada pasangannya. Bukan hanya itu saja, White Day juga dapat menjadi kesempatan bagi seseorang untuk menyatakan cinta.

Umumnya, kado yang diberikan berupa camilan manis, seperti coklat, atau hadiah lain yang bertujuan untuk menunjukkan balasan kasih sayang. Menurut sejarah, White Day pertama kali muncul pada tahun 1978 yang saat itu Asosiasi Industri Penganan Nasional Jepang mempromosikan gagasan "Hari Jawaban" untuk Hari Valentine.

Demikian informasi menarik tentang perbedaan Valentine dan White Day. Tertarik untuk merayakan hari spesial ini? (Anne)

Baca Juga: Makna Hari Valentine yang Dirayakan 14 Februari dan Sejarah Singkatnya