Konten dari Pengguna

Pidato Tentang Ramadhan Singkat yang Bisa Jadi Referensi

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi. Pidato tentang Ramadhan singkat. Sumber: Pexels / Rica Nyp
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi. Pidato tentang Ramadhan singkat. Sumber: Pexels / Rica Nyp

Pidato tentang Ramadhan singkat banyak dicari oleh masyarakat sebagai referensi ketika akan menyampaikan pidato baik untuk mengisi kultum di masjid, pengajian atau kajian yang diselenggarakan selama bulan Ramadan. Pidato dilakukan untuk menyampaikan pesan-pesan tentang keagamaan kepada jamaah.

Pidato sering digunakan sebagai bentuk penyampaian pesan secara formal di acara tertentu maupun semi formal dalam acara keagamaan. Pidato menjadi cara penyampaian pesan yang paling mudah dilakukan dan pesan yang disampaikan lebih mudah tersampaikan kepada pendengarnya.

Pidato Tentang Ramadhan Singkat dan Penuh Makna

Ilustrasi. Pidato tentang Ramadhan singkat. Sumber: Pexels / Henri Mathieu-Saint-Laurent

Dikutip dari buku Terampil Berbahasa Indonesia: Untuk Perguruan Tinggi, Isma Tantawi, (2019:203), pidato merupakan penyampaian pikiran, perasaan, kemauan dari seseorang kepada sekelompok orang. Pidato dapat dikatakan sebagai penyampaian pikiran secara lisan di depan penonton atau pendengar.

Pidato menjadi alat yang paling sering digunakan oleh para pemuka agama dalam menyebarkan pesan-pesan atau informasi tertentu tentang keagamaannya. Hal tersebut menjadikan banyak yang mencari teks pidato tentang Ramadhan singkat sebagai referensi ketika hendak menyampaikan pidato.

Berikut ini contoh teks pidato tentang bulan Ramadan singkat yang bisa dijadikan referensi.

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah Swt yang telah memberikan rahmat dan karunianya sehingga kita dapat bertemu kembali di bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah kali ini. Salawat serta salam kita haturkan kepada nabi Muhammad saw beserta para keluarga, sahabat dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang dirahmati oleh Allah,

Tidak terasa hari-hari Ramadan telah berjalan begitu cepat, saat ini kita hampir menyelesaikan 10 hari pertama di bulan Ramadan. Lantas, apakah kita telah meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita di 10 hari pertama bulan Ramadan?

Selama bulan Ramadan, setiap kegiatan atau aktivitas dilipat gandakan pahalanya. Hal ini menjadikan salah satu bentuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan bisa dilakukan dengan cara-cara yang sederhana. Karena itu, berikut ini beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan pada bulan Ramadan.

1. Memperbanyak sedekah

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: «كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدَ النَّاسِ، وَكَانَ أَجْوَدُ مَا يَكُونُ فِي رَمَضَانَ حِينَ يَلْقَاهُ جِبْرِيلُ، وَكَانَ يَلْقَاهُ فِي كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ فَيُدَارِسُهُ القُرْآنَ، فَلَرَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَجْوَدُ بِالخَيْرِ مِنَ الرِّيحِ الْمُرْسَلَةِ»

Dari Ibnu Abbas RA. Berkata:

"Rasulullah saw adalah orang yang paling dermawan. Dan kedermawanannya lebih lagi pada bulan Ramadan ketika Jibril menemuinya. dan Jibril menemuinya setiap malam di bulan Ramadan untuk tadarus Al-Qur'an. Sungguh Rasulullah saw lebih murah hati melakukan kebaikan daripada angin yang berhembus". (Shahih Al Bukhari).

2. Menyediakan hidangan berbuka

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لَا يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا

lah SAW bersabda: "Barang siapa yang memberi hidangan berbuka untuk orang yang berpuasa maka dia akan mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sama sekali." (HR. Tirmidzi. Dia berkata, "Hadits hasan shahih.").Rasulul

Itulah dua kegiatan yang dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan Ramadan. Dengan memperbanyak sedekah dan menyediakan hidangan berbuka untuk orang lain, menjadi salah satu bentuk aktivitas yang sederhana tetapi memiliki keutamaan yang begitu besar.

Demikian pidato singkat saya sebagai pengingat para jamaah di 10 hari pertama berpuasa. Marilah kita meningkatkan kembali keimanan dan ketakwaan di sisa bulan Ramadan ini. Sekian dari saya, mohon maaf apabila ada tutur kata yang kurang berkenan saya mohon maaf.

Wassalamualaikum Wr Wb.

Itulah contoh pidato tentang Ramadhan singkat yang bisa dijadikan referensi ketika hendak menyampaikan pidato tentang bulan Ramadan. Semoga dapat bermanfaat dan dapat dijadikan referensi. (RFL)

Baca juga: 2 Contoh Pidato Tema Ramadan Singkat dan Bermakna