Konten dari Pengguna

Polimer: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Polimer Adalah. Sumber: Unsplash/Charlesdeluvio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Polimer Adalah. Sumber: Unsplash/Charlesdeluvio

Polimer adalah salah satu golongan bahan kimia penting yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contoh polimer, yaitu pipa PVC yang banyak digunakan pada rumah.

Tidak hanya terdapat pada benda-benda di sekitar saja, polimer juga ada di dalam tubuh manusia maupun hewan. Bahkan di dalam makanan yang biasa dikonsumsi. Benda-benda yang merupakan polimer, seperti, pakaian, kaus kaki, sandal, atau sepatu.

Pengertian Polimer

Ilustrasi Polimer Adalah. Sumber: Unsplash/Camilo Jimenez

Mengutip buku Cerdas Belajar Kimia untuk Kelas XII, Nana Sutresna (2007:276), polimer adalah senyawa yang besar dan terbentuk dari hasil penggabungan sejumlah unit-unit molekul yang kecil.

Polimer mempunyai beberapa ciri-ciri, seperti memiliki massa molar yang tinggi mulai dari ribuan hingga jutaan gram, dan terbuat dari banyak unit berulang. Polimer juga memiliki beberapa jenis dan karakteristik yang berbeda-beda.

Jenis Polimer

Ilustrasi Polimer Adalah. Sumber: Unsplash/FLYD

Seperti yang sudah diketahui bahwa polimer adalah gabungan dari monomer atau unit molekul. Selanjutnya, perlu diketahui mengenai jenis-jenis polimer yang dibagi menjadi 4. Berikut adalah jenis-jenis dari polimer.

1. Jenis Polimer Berdasarkan Asalnya

Berdasarkan asalnya, polimer dibagi menjadi dua jenis, yaitu polimer alam dan polimer sintetis. Polimer alam adalah polimer yang ditemukan di alam dan berasal dari organisme hidup. Sedangkan polimer sintetis adalah polimer yang tidak ada di alam dan harus dibuat oleh manusia.

2. Jenis Polimer Berdasarkan Jumlah Monomer

Berdasarkan jumlah monomernya, polimer dibagi menjadi homopolimer yang merupakan polimer hasil produksi satu tipe monomer saja, yaitu propilena.

Serta kopolimer yang dibentuk berdasarkan lebih dari satu monomer. Contohnya seperti polietilena-vinil asetat yang terbentuk dari monomer etilena dan vinil asetat.

3. Jenis Polimer Berdasarkan Reaksi terhadap Pemanasan

Berdasarkan reaksi terhadap panas polimer dibagi menjadi termoplastik yang merupakan polimer dengan kemampuan dilebur ulang melalui proses pemanasan sehingga dapat kembali seperti bentuk semula. Serta termoset, yakni polimer yang tidak mampu dikembalikan menjadi bentuk semula.

4. Jenis Polimer Berdasarkan Metode Pembentukannya

Ada dua jenis polimer berdasarkan metode pembentukannya. Ada polimer adisi dan kondensasi. Polimer adisi terbentuk dari proses penambahan unit monomer secara terus menerus.

Sebaliknya, polimer kondensasi terbentuk melalui gabungan molekul-molekul kecil berdasarkan reaksi yang melibatkan gugus fungsi. Molekul kecil itu sendiri dapat terlepas ataupun tidak.

Contoh Polimer

Ilustrasi Polimer Adalah. Sumber: Unsplash/Tyler Lastovich

Terdapat berbagai contoh polimer yang dapat ditemukan. Karena polimer adalah salah satu senyawa yang memiliki sifat yang ringan, maka terdapat banyak contoh yang ada di kehidupan sehari-hari. Berikut adalah contoh polimer antara lain:

  • Karbohidrat

  • Protein

  • Lemak

  • Karet alam

  • Plastik Polietilena (PE)

  • Polipropilena (PP)

  • Polietilen tereftalat (PET)

  • Polivinil klorida (PVC)

  • Polistirena (PS)

  • Teflon

  • Nilon

  • Dacron

  • Lucite

  • Plexiglas

Baca juga: Penggolongan Campuran dalam Kimia: Pengertian dan Contoh

Itulah penjelasan mengenai salah satu jenis molekul yang sering ditemukan pada kehidupan sehari-hari. Pada intinya, pengertian polimer adalah sebuah molekul raksasa yang terdiri dari molekul-molekul kecil di dalamnya. (BAI)