Konten dari Pengguna

Post Test Memahami Murid dan Kunci Jawabannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi post test memahami murid. Sumber: unsplash.com/HusniatiSalma.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi post test memahami murid. Sumber: unsplash.com/HusniatiSalma.

Post test memahami murid diberikan kepada guru untuk mengetahui apakah guru cukup mengerti siswanya. Tes ini dilaksanakan setelah setelah materi yang berkaitan dengan hal tersebut diselesaikan.

Tes-tes seperti itu digunakan untuk memastikan seseorang telah memenuhi kompetensi menjadi guru yang baik. Alasannya, guru tidak akan dapat menguasai kelas jika tidak memahami muridnya.

Post Test Memahami Murid beserta Jawabannya

Ilustrasi post test memahami murid. Sumber: unsplash.com/HusniatiSalma.

Materi, latihan pemahaman dan post test yang dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi guru bisa didapatkan di laman guru.kemdikbud.go.id, yang merupakan bagian dari platform Merdeka Mengajar. Platform ini sudah mobile friendly.

Sedangkan Post Test Memahami Murid ada pada Topik 6 tentang Penyesuaian Pembelajaran dengan Kebutuhan dan Karakteristik Murid SD Paket A, Modul 1.

Berikut adalah post test tersebut beserta kunci jawaban, yang dikutip dari laman guru.kemdikbud.go.id.

  1. Berikut ini adalah faktor-faktor yang memengaruhi kebutuhan belajar seorang murid, kecuali:

    A. Bakat murid.

    B. Keterampilan murid.

    C. Pengetahuan murid.

    D. Ketertarikan murid.

    Jawaban: A.

  2. Berdikusi dengan sesama guru merupakan salah satu cara untuk menggali informasi mengenai kebutuhan murid.

    A. Benar.

    B. Salah.

    Jawaban: B.

  3. Dalam video (bisa dilihat di platform atau aplikasi), tampak Pak Arif mengalami kendala saat mengajar sehingga nilai kuis murid-muridnya tidak memberikan hasil yang baik.

    Setelah mengobrol dengan rekannya, ternyata kendala tersebut terjadi karena Pak Arif menggunakan bahasa Indonesia yang hanya dipahami segelintir murid.

    Rekan Pak Arif menyarankan ia untuk belajar menggunakan bahasa daerah yang lebih dikuasai murid-murid. Di sini, tampak penggunaan bahasa yang tepat memegang peranan penting dalam proses belajar murid.

    Dari kasus Pak Arif, apa saja dampak penggunaan bahasa yang tepat dalam proses pembelajaran?

    1. Peningkatan motivasi belajar di kelas dan nilai lembar kerja murid.

    2. Murid dapat menguasai bahasa asing dengan singkat.

    3. Murid dapat memahami materi pelajaran dengan baik dan menikmati pengalaman belajar di sekolah.

    4. Meningkatkan kepercayaan diri murid untuk meniti karier di masa depan.

    5. Murid semakin bangga terhadap bahasa daerahnya sendiri.

Jawaban yang tepat adalah

A. 1, 2, 3

B. 1, 3, 4

C. 2, 3, 5

D. 2, 4, 5

Jawaban: B

  1. Dalam video (ada di platform atau aplikasi), Bu Tini tampak mengajarkan membaca dengan cara menunjukkan kartu kata "IBU", membacakan, lalu mengeja kata pada kartu.

    Dari hasil latihan di kelas, Bu Tini menyimpulkan bahwa muridnya telah mengetahui huruf I dan B, tetapi belum mengetahui huruf U.

    Dalam mengidentifikasi kemampuan membaca awal murid, terdapat 6 indikator yang dapat digunakan, yaitu mengenal bentuk dan melafalkan huruf, membaca suku kata, sikap membaca, pemahaman, jumlah kosakata dan kemampuan menulis.

    Kita telah mengetahui bahwa ada 6 indikator yang dapat digunakan untuk kemampuan baca awal. Bagaimanakah sikap yang dapat ditunjukkan oleh Bu Guru Tini dalam menggunakan atau memanfaatkan indikator ini?

    A. Harus menggunakan seluruh indikator sebagai panduan utama dalam mengidentifikasi kemampuan membaca awal murid.

    B. Fleksibel dan terbuka terhadap adanya kemungkinan faktor lain yang juga dapat dijadikan sebagai indikator.

    C. Menggunakan buku bacaan autentik sebagai satu-satunya referensi untuk mengukur kemampuan memahami bacaan.

    D. Fokus pada kemampuan membaca terlebih dahulu, baru pada kemampuan menulis murid.

    Jawaban: B.

  2. Dari keempat contoh di bawah ini, manakah yang TIDAK termasuk ke dalam alternatif modifikasi yang dapat dilakukan guru dalam pembelajaran terdiferensiasi?

    A. Modifikasi proses.

    B. Modifikasi produk akhir.

    C. Modifikasi alur tujuan pembelajaran.

    D. Modifikasi konten.

    Jawaban: C.

  3. Asesmen Awal Pembelajaran bertujuan untuk mengidentifikasi kompetensi, kekuatan dan potensi murid. Manakah penggunaan paling tepat atas data yang diperoleh dari asesmen awal pembelajaran?

    A. Sebagai rujukan untuk merancang kegiatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan murid.

    B. Sebagai bahan diskusi untuk dibicarakan lebih lanjut dengan mitra.

    C. Sebagai bahan pertimbangan untuk keputusan naik kelas.

    D. Sebagai panduan untuk menentukan alur tujuan pembelajaran.

    Jawaban: A.

  4. Dalam contoh kasus pada video (ada di platform atau aplikasi), ternyata strategi manajeman kelas yang dilakukan Bu Inah kurang berhasil. Selain tiga saran yang disampaikan narasumber dalam video tersebut, apa lagi perbaikan yang dapat dilakukan Bu Inah?

    A. Memberikan instruksi awal yang lebih jelas kepada seluruh murid sebelum mereka masuk ke dalam kelompok-kelompok kecil.

    B. Menentukan jarak yang berjauhan antara tiap regu agar tidak saling mengganggu.

    C. Meminta setiap murid mengisi lembar refleksi setelah kegiatan usai.

    D. Mengurangi jumlah anggota kelompok agar proses membaca menjadi lebih tenang.

    Jawaban: B.

  5. Sebuah kelas menggunakan kegiatan belajar projek. Kelas yang biasanya berjalan daring, perlahan mulai beralih ke sistem kelas campuran. Strategi berikut dapat digunakan guru kelas untuk memastikan kegiatan belajar berjalan efektif:

    1. Menjadwalkan kelas tatap muka untuk sesi evaluasi projek.

    2. Menentukan potensi yang sama untuk seluruh murid di kelas.

    3. Membuat kelompok-kelompok kecil di kelas.

    4. Memberikan kesempatan kepada murid untuk memberikan umpan balik.

    5. Membuat presentasi menggunakan aplikasi agar tampak menarik.

Strategi yang tepat adalah ....

A. Nomor 1 dan 3.

B. Nomor 2 dan 4.

C. Nomor 3 dan 5.

D. Nomor 1 dan 5.

Jawaban: A.

Post test memahami murid ini memang tidak terlalu sulit karena tujuannya adalah agar guru-guru mengerti liku-liku praktik mengajar di kelas. (lus)

Baca juga: Kunci Jawaban Post Test Pembatik Level 3