Konten dari Pengguna

Prinsip Dasar Lari Sambung atau Estafet beserta Aturan Perlombaan

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Prinsip Dasar Lari Sambung atau Estafet. Sumber: Unsplash/BrandenCollum
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Prinsip Dasar Lari Sambung atau Estafet. Sumber: Unsplash/BrandenCollum

Lari sambung atau lebih dikenal sebagai estafet merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang dilakukan secara beregu. Prinsip dasar lari sambung atau estafet adalah berlari secepatnya untuk memberi dan menerima tongkat.

Setiap tim terdiri dari empat orang pelari yang bekerja sama menyelesaikan lintasan. Masing-masing pelari harus menempuh jarak tertentu sebelum menyerahkan tongkat ke pelari berikutnya.

Prinsip Dasar Lari Sambung atau Estafet beserta Aturan Lomba

Ilustrasi Prinsip Dasar Lari Sambung atau Estafet. Sumber: Pexels/BOOM

Menurut buku Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan untuk SMA Kelas XII, Moh. Gilang (2007), prinsip dasar lari sambung atau estafet adalah berusaha memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari urutan pertama ke pelari selanjutnya.

Agar bisa melakukan teknik lari estafet, pelari harus menguasai keterampilan gerak lari, memberi, dan menerima tongkat yang dibawanya. Dalam beberapa perlombaan, suatu regu sering kali kalah hanya karena kurangnya penguasaan keterampilan gerak menerima dan memberikan tongkat.

Nomor lari sambung yang sering digunakan pada ajang perlombaan, yaitu 4 x 100 meter dan 4 x 400 meter. Estafet tidak hanya memperhatikan teknik lari, tetapi juga pemberian dan penerimaan tongkat di zona pergantian serta penyesuaian jarak dan kecepatan setiap pelari.

Berikut aturan lomba lari sambung yang perlu diperhatikan oleh setiap pelari.

  1. Panjang daerah pergantian tongkat estafet yaitu 20 meter dan lebar 1,20 meter. Sementara itu, bagi pelari 4 x 100 meter ditambah 10 meter prazona. Adapun prazona adalah area di mana pelari bisa mempercepat larinya, tetapi tidak melakukan pergantian tongkat.

  2. Setiap pelari harus tinggal di jalur lintasan masing-masing walaupun telah memberikan tongkatnya. Apabila tongkat jatuh, pelari yang menjatuhkan wajib mengambilnya.

  3. Tongkat estafet harus berongga dan mempunyai panjang 28-30 sentimeter, diameter 38 milimeter, serta berat 50 gram.

  4. Dalam lari sambung, pelari pertama berlari pada lintasannya masing-masing sampai tikungan pertama. Kemudian, diperbolehkan masuk ke lintasan dalam. Sementara itu, urutan ketiga dan keempat menunggu di area pergantian secara berurutan sesuai kedatangan pelari timnya.

Jadi, prinsip dasar lari sambung atau estafet adalah berlari secepatnya untuk memberi dan menerima tongkat dari pelari satu ke pelari lainnya. Menguasai prinsip dan aturan lomba sangat penting karena cabang olahraga ini membutuhkan koordinasi yang baik agar bisa menang. (ALF)

Baca juga: Mengenal Gerak Spesifik Lari Estafet beserta Penjelasannya