Konten dari Pengguna

Proses Evaporasi dan Faktor yang Memengaruhinya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi proses evaporasi. Sumber: Pixabay / Myriams-Fotos
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi proses evaporasi. Sumber: Pixabay / Myriams-Fotos

Proses evaporasi adalah bagian dalam daur hidrologi. Peristiwa ini ditandai dengan perubahan zat dari zat cair menjadi gas. Evaporasi tidak hanya terjadi pada air laut, tetapi juga pada semua permukaan, baik itu permukaan vegetasi, permukaan tanah, dan lain-lain.

Menurut buku Geografi untuk SMP dan MTs Kelas VII, Wirastuti Widyatmanti & Dini Natalia, (halaman 92), evaporasi atau penguapan adalah suatu proses saat air dalam bentuk cair berubah bentuk ke dalam bentuk gas.

Faktor yang Memengaruhi Proses Evaporasi

Ilustrasi proses evaporasi. Sumber: Pixabay / jimmikehank

Proses evaporasi hanya terjadi jika ketersediaan air dan kelembaban di atmosfer lebih kecil dari molekul udara yang diuapkan.

Adapun peristiwa dalam kehidupan sehari-hari yang menjadi contoh peristiwa evaporasi atau penguapan, antara lain lantai yang mengering setelah dipel, pakaian yang kering setelah dijemur, genangan air hujan yang mengering saat cuaca panas, dan lain-lain.

Kecepatan proses evaporasi dipengaruhi oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut.

1. Suhu

Suhu atau temperatur dapat memengaruhi laju evaporasi. Jika suhu lebih tinggi, molekul-molekul dalam suatu zat akan bergerak lebih cepat, sehingga laju evaporasi semakin tinggi. Begitu juga sebaliknya, jika suhunya rendah, laju evaporasinya menjadi lambat.

2. Tekanan Udara

Semakin besar tekanan udara, penguapannya akan semakin lambat. Sebaliknya, jika tekanan udaranya lebih kecil, maka penguapannya akan semakin cepat.

3. Kecepatan Angin

Semakin cepat angin bertiup, semakin banyak pula penguapan yang dapat terjadi. Selain itu, aliran angin juga memengaruhi tekanan udara. Aliran udara yang cepat dapat mengurangi tekanan udara, dan ini berpengaruh pada kecepatan penguapan.

4. Luas Permukaan

Luas permukaan juga berpengaruh terhadap laju evaporasi. Semakin luas permukaan suatu benda, maka penguapannya akan terjadi lebih cepat.

Hal ini bisa dibuktikan pada saat menjemur kain. Kain yang dijemur dengan dibuka lebar-lebar, akan lebih cepat kering dibandingkan dengan kain yang dilipat.

Baca juga: Macam-Macam Siklus Hidrologi beserta Proses Terjadinya

Demikianlah penjelasan tentang proses evaporasi dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Untuk mengukur kecepatan evaporasi bisa dilakukan dengan menggunakan alat yang disebut evaporimeter. (ARN)