Konten dari Pengguna

Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak dalam Ilmu Prakarya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak. Sumber: Pixabay/LubosHouska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak. Sumber: Pixabay/LubosHouska

Terdapat sejumlah proses produksi kerajinan bahan lunak yang harus dilalui sebelum terciptanya sebuah kerajinan dengan nilai seni tinggi. Proses ini meliputi pembahanan, pembentukan, hingga finishing.

Bahan lunak sendiri merupakan salah satu jenis bahan yang sering digunakan untuk membuat kerajinan. Hal ini karena sifat bahannya yang lunak, lentur, lembut, serta mudah dibentuk.

Mengenal Kerajinan Bahan Lunak

Ilustrasi Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak. Sumber: Pixabay/Mrdidg

Sebelum membahas lebih jauh mengenai proses produksi kerajinan bahan lunak, sebaiknya kenali lebih dulu mengenai kerajinan bahan lunak.

Kerajinan bahan lunak pada dasarnya dapat dibuat dari dua jenis bahan lunak, yaitu bahan lunak alami dan bahan lunak buatan.

Seperti namanya, bahan lunak alami adalah bahan yang berasal dari alam dan bersifat alami. Misalnya, serat daun, tanah liat, kulit hewan, kulit pohon, dan lainnya.

Sedangkan bahan lunak buatan merupakan bahan yang dibuat oleh manusia. Beberapa contoh bahan lunak di antaranya lilin, sabun, spons, gips, dan lainnya.

Baca juga: 4 Contoh Kerajinan dari Kotak Kemasan Hasil Limbah Lunak

Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak

Ilustrasi Proses Produksi Kerajinan Bahan Lunak. Sumber: Pixabay/jashmingg

Proses produksi kerajinan ini tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang. Diperlukan keahlian khusus untuk menciptakan suatu kerajinan dari bahan lunak yang memiliki nilai seni, estetika, keunikan, sekaligus memenuhi kebutuhan fungsi.

Selain itu, pengrajin kerajinan bahan lunak juga perlu memahami tahapan proses produksinya hingga selesai.

Dikutip dari Buku Saku Prakarya (Kerajinan) untuk SMA Kelas X, Retno Murti Setyorini (2019:106-107), terdapat tahapan proses produksi kerajinan bahan lunak. Berikut uraian lengkapnya.

1. Tahap Pembahanan

Tahap pembahanan adalah mempersiapkan bahan atau material agar siap dibentuk menjadi suatu kerajinan.

2. Tahap Pembentukan

Pada tahap pembentukan, bahan baku bergantung pada jenis material, bentuk dasar material, serta bentuk kerajinan yang akan dibuat.

Pembentukan dilakukan sesuai dengan bentuk yang direncanakan. Tahapan ini juga biasanya digunakan untuk membuat sambungan bahan.

3. Tahap Finishing

Tahap finishing dilakukan sebagai tahap terakhir sebelum kerajinan dikemas. Finishing dapat berupa penghalusan atau pelapisan permukaan atau pewarnaan.

Penghalusan dapat dilakukan dengan diamplas atau menghilangkan lem yang tersisa pada permukaan kerajinan. Sedangkan pelapisan permukaan dilakukan agar kerajinan yang dibuat lebih awet dan menarik.

Itu dia penjelasan mengenai proses produksi kerajinan bahan lunak dalam ilmu prakarya. Jangan lupa untuk selalu memperhatikan kesehatan dan keselamatan pengrajin saat proses produksi, mengingat pada prosesnya banyak menggunakan benda tajam dan bahan kimia. (YAS)