Konten dari Pengguna

Proses Terjadinya Gunung Meletus dan Penyebabnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Proses Terjadinya Gunung Meletus dan Penyebabnya. Sumber: www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Proses Terjadinya Gunung Meletus dan Penyebabnya. Sumber: www.unsplash.com

Proses terjadinya gunung meletus memiliki berbagai penyebab yang berbeda, mengingat besarnya dan beragamnya lempeng di Indonesia. Gunung meletus atau gunung berapi cukup banyak di Indonesia.

Dikutip dari buku Gunung Berapi di Indonesia Eko Titis Prasongko, S.Pd (2020), jumlah gunung api yang ada di Indonesia sekitar 500 gunung, 129 di antaranya merupakan gunung api aktif. Sekitar 70 dari gunung api tersebut sering meletus. Gunung berapi tersebut tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Proses Terjadinya Gunung Meletus

Ilustrasi Proses Terjadinya Gunung Meletus dan Penyebabnya. Sumber: www.unsplash.com

Proses terjadinya gunung meletus di Indonesia secara singkat karena adanya magma yang telah terdorong oleh gas yang bertekanan tinggi. Magma dalam perut Bumi akan mengalami pergerakan hingga akhirnya menyentuh permukaan Bumi. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Endapan Magma di Perut Bumi

Magma adalah batuan cair yang berada pada perut bumi. Gunung meletus diawali dengan adanya endapan magma di perut bumi Magma terbentuk akibat panasnya suhu di dalam interior bumi. Hal inilah pemicu utama terjadinya letusan gunung berapi.

Magma yang terbentuk di dalam bumi, tekanan dan panas terus bertambah hingga magma naik ke permukaan melalui retakan atau lubang-lubang dalam kerak bumi sehingga mengalir keluar sebagai lava yang panas dan cair.

2. Adanya Gas Bertekanan Tinggi

Gas yang bertekanan tinggi di dalam perut bumi dengan suhu panas mampu melelehkan batuan penyusun lapisan bumi. Saat batu-batuan meleleh maka akan dihasilkan gas yang kemudian akan bercampur dengan magma.

Selanjutnya magma terbentuk di kedalaman 60 hingga 160 km di bawah permukaan bumi.

3. Magma Didorong Gas Bertekanan Tinggi

Gunung akan meletus setelah magma yang telah terdorong oleh gas yang bertekanan tinggi semakin kuat dan magna sedikit demi sedikit ke permukaan bumi.

Setelahnya gunung akan semakin panas dan mendapat tekanan yang menyebabkan magma meletus atau yang disebut erupsi gunung berapi atau gunung meletus.

Penyebab Gunung meletus cukup banyak beberapa di antaranya adalah peningkatan kegempaan vulkanik yang terjadi. Gempa vulkanik adalah gempa bumi akibat aktivitas vulkanisme atau kegunungapian.

Selain itu pergerakan tektonik yang terjadi pada struktur lapisan bumi di bawah gunung, misalnya gerakan lempeng juga dapat menjadi penyebab meletusnya gunung berapi.

Baca Juga: Danau Vulkanik: Pengertian, Karakteristik dan Contohnya

Itulah penjelasan yang cukup untuk memberikan wawasan bagi siswa terkait bagaimana proses terjadinya gunung meletus lengkap dengan penyebabnya. (NDA)