Konten dari Pengguna

Refleksi Topik 3 Modul 1 PPG 2025 tentang Pendekatan TaRL

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi refleksi topik 3 modul 1 ppg. Sumber: www.pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi refleksi topik 3 modul 1 ppg. Sumber: www.pexels.com

Dalam rangkaian Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) 2025, Topik 3 Modul 1 memperkenalkan guru pada pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) sebagai strategi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di kelas. Rangkaian ini kemudian menghasilkan refleksi topik 3 modul 1 PPG 2025.

Merujuk pada buku Pendidikan Profesi Guru, Neni Mariana dkk (2022:48), tujuan utama PPG adalah membentuk lulusan yang mampu melakukan peran sebagai guru dan berfokus pada keberhasilan belajar peserta didiknya.

Refleksi Topik 3 Modul 1 PPG sebagai Momen Penting Bagi Guru

Ilustrasi refleksi topik 3 modul 1 ppg. Sumber: www.pexels.com

Pendekatan ini menekankan pentingnya menyesuaikan proses pembelajaran dengan tingkat kemampuan aktual siswa, bukan hanya berdasarkan kelas atau usia mereka.

Refleksi ini menjadi momen penting bagi guru untuk mengubah paradigma dalam mendesain pembelajaran yang lebih responsif dan berpusat pada siswa. Berikut refleksi topik 3 modul 1 PPG yang berbasis prinsip Understanding by Design yang dapat dilakukan oleh para guru.

1. Pemahaman Baru

Guru mulai memahami pentingnya merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa yang mendorong mereka untuk berpikir kritis dan berpartisipasi aktif. Pendekatan ini sejalan dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan yang membebaskan dan membentuk kepribadian.

2. Tantangan

Sebagian siswa mengalami kesulitan dalam menyampaikan pendapat secara lisan pada awalnya. Untuk mengatasi hal ini, guru menciptakan suasana kelas yang nyaman dan terbuka, serta memberikan waktu yang cukup bagi siswa untuk mempersiapkan diri.

3. Kontribusi terhadap Pembelajaran

Melalui pendekatan Understanding by Design (UbD) yang diterapkan dalam proyek pembuatan poster, keterlibatan siswa meningkat. Mereka tidak hanya sekadar menghafal nilai-nilai Pancasila, tetapi juga memahami maknanya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Memahami Konsep Understanding by Design (UbD) pada Refleksi Topik 3 Modul 1 PPG

Ilustrasi refleksi topik 3 modul 1 ppg. Sumber: www.pexels.com

Dalam penerapan Kurikulum Merdeka, Understanding by Design (UbD) menjadi kerangka kerja penting dalam menyusun pengalaman belajar yang bermakna dan sesuai konteks. Pendekatan ini mencakup tiga langkah utama, yakni:

1. Menetapkan Tujuan Pembelajaran

Guru menetapkan tujuan yang ingin dicapai berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) yang berlaku. Tujuan ini disusun secara spesifik, dapat diukur, dan sesuai dengan kompetensi inti yang ditargetkan.

2. Merancang Bukti Penilaian

Pada tahap ini, guru menyusun instrumen asesmen, baik formatif maupun sumatif, untuk menilai sejauh mana pemahaman dan penerapan materi oleh siswa.

3. Menyusun Rencana Pembelajaran

Langkah terakhir adalah merancang kegiatan belajar yang mendukung tercapainya tujuan dan sesuai dengan bentuk penilaian. Kegiatan tersebut dirancang agar melibatkan partisipasi aktif siswa serta mempertimbangkan keberagaman latar belakang dan kebutuhan mereka.

Refleksi Topik 3 Modul 1 PPG 2025 tentang pendekatan TaRL membuka wawasan baru bagi guru untuk berinovasi dalam pembelajaran. Prinsip bahwa setiap anak belajar pada tingkat yang berbeda perlu diterjemahkan dalam strategi pembelajaran yang adaptif, terencana, dan memerdekakan.

Dengan mengatasi tantangan secara bijak dan terus mengembangkan diri, guru dapat menjadi fasilitator pembelajaran yang mampu mengantarkan siswa mencapai potensinya secara optimal. (VAN)

Baca juga: Apa Alasan Guru Memilih Tugas Tersebut Sebagai Aksi Nyata UbD? Ini Jawabannya