Konten dari Pengguna

Ringkasan Asesmen Otentik dalam Pembelajaran PJOK

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Asesmen Otentik dalam Pembelajaran PJOK. Sumber: Pixabay/ KeithJJ
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Asesmen Otentik dalam Pembelajaran PJOK. Sumber: Pixabay/ KeithJJ

Asesmen otentik dalam pembelajaran PJOK bertujuan untuk mengevaluasi pengetahuan dan keterampilan peserta didik di bidang olahraga. Asesmen ini mencakup penilaian pada aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap), dan psikomotorik (keterampilan fisik) siswa.

Tujuan asesmen ini adalah untuk menilai sejauh mana siswa menguasai pengetahuan dan teknik olahraga yang telah diajarkan. Melalui hasil penilaian ini, dapat diketahui bagian mana yang sudah dikuasai siswa dengan baik dan area mana yang masih perlu perbaikan.

Asesmen Otentik dalam Pembelajaran PJOK

Ilustrasi Asesmen Otentik dalam Pembelajaran PJOK. Sumber: Pixabay/ TaniaVdb

Asesmen otentik dalam pembelajaran PJOK digunakan untuk mengukur kemampuan siswa.

Dikutip dari buku Ilmu dan Aplikasi Pendidikan, Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP - UPI (2007:202), melalui asesmen otentik, siswa dihadapkan pada tantangan terhadap dunia nyata sehingga bisa mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilannya.

Dikutip dari Kanal YouTube Olive Fira dengan judul Asesmen Otentik dalam Pembelajaran PJOK || Tugas Modul 2.6.d PKG PJOK, berikut ini adalah sedikit ringkasan untuk asesmen otentik dalam pembelajaran PJOK.

1. Tujuan Pembelajaran

Peserta didik dapat memahami dan menerapkan teknik dasar permainan bola voli serta meningkatkan keterampilan motorik, kerja sama tim, dan sportivitas.

2. Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

  • Peserta didik mampu melakukan servis bola dengan benar.

  • Peserta didik mampu melakukan passing dan menerima bola dengan baik.

  • Peserta didik mampu berpartisipasi aktif dalam permainan dan menunjukan sikap sportivitas.

  • Peserta didik mampu bekerja sama dalam tim dan berkomunikasi dengan baik selama permainan.

3. Aktivitas dan Tugas

  • Pemanasan: Melakukan pemanasan sebelum bermain bola voli.

  • Latihan teknik: Melakukan latihan servis, passing dan spike secara berkelompok.

  • Permainan: Membagi peserta didik ke dalam tim dan melakukan pertandingan bola voli

  • Pendinginan: Melakukan pendinginan setelah permainan selesai.

4. Rubik Penilaian

  • Level 1: Peserta didik melakukan servis dengan benar tetapi sering gagal dalam passing dan menerima bola. Tidak akif berpartisipasi dalam permainan dan menunjukkan sikap sportivitas yang kurang baik.

  • Level 2: Peserta didik mampu melakukan servis dan passing dengan cukup baik, tetapi masih ada kesalahan. Berpartisipasi dalam permainan tetapi masih perlu dorongan dalam kerjasama tim.

  • Level 3: Peserta didik mampu melakuakn servis, passing, dan menerima bola dengan baik. Aktif berpartisipasi dalam permainan dan menunjukkan sikap sportivitas yang baik. Berkomunikasi dan bekerja sama dengan tim.

  • Level 4: Peserta didik mampu melakukan semua teknik dasar bola voli dengan cukup baik. Menunjukkan sikap sportivitas yang sangat baik, berpartisipasi aktif, dan menjadi pemimpin dalam tim.

  • Level 5: Peserta didik mampu melakukan semua teknik dasar bolavoli dengan cukup baik. Menunjukkan sikap sportivitas yang sangat baik, berpartisipasi aktif dan menjadi pemimpin dalam tim.

5. Kreativitas dan Keberagaman

  • Mengembangkan kreativitas dengan menciptakan strategi permainan yang berbeda.

  • Mendorong keberagaman dengan memperkenalkan berbagai peran dalam tim dan bagaimana setiap peran penting dalam keberhasilan tim.

6. Umpan Balik

Umpan balik dari guru: “Kamu sudah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam melakukan servis, tetapi perlu lebih fokus dalam passing.”

Umban balik dari peserta didik: “Saya merasa lebih percaya diri dengan teknik passing saya setelah latihan ini.

7. Revisi dan Peningkatan

Perlu latihan tambahan untuk teknik spike agar lebih efektif.

Kerjasama tim masih perlu ditingkatkan, terutama dalam hal komunikasi.

8. Refleksi

Hari ini saya belajar bahwa kerjasama tim sangat penting dalam permainan bola voli. Saya perlu lebih banyak latihan dalam teknik passing agar lebih konsisten.

Demikian ringkasan asesmen otentik dalam pembelajaran PJOK yang bisa dijadikan bahan referensi. Asesmen ini bisa disesuaikan dengan pemebalajaran yang dilakukan oleh pendidik. (YAS)

Baca juga: Contoh Jawaban 1.6.c Kuatkan Pemahaman Refleksi Perencanaan Pembelajaran PJOK