Konten dari Pengguna

Ringkasan Cerita Bawang Merah Bawang Putih dan Pesan Moralnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ringkasan cerita Bawang Merah Bawang Putih. Sumber: Pexels/cottonbro studio
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ringkasan cerita Bawang Merah Bawang Putih. Sumber: Pexels/cottonbro studio

Ringkasan cerita Bawang Merah Bawang Putih menyajikan informasi penting secara ringkas dan tidak bertele-tele dari cerita tersebut. Dengan demikian, seseorang bisa terbantu dalam memahami isi cerita Bawang Merah Bawang Putih lebih mudah dan cepat.

Dikutip dalam buku 99% Sukses Menghadapi USBN SD/MI 2019 oleh Tim Pelita Eduka (2018:11), ringkasan cerita adalah sajian singkat dari suatu cerita, tetapi tetap mempertahankan urutan isi dan sudut pandang pengarangnya. Ringkasan berisi hal-hal pokok dalam bacaan.

Ringkasan Cerita Bawang Merah Bawang Putih, Cocok sebagai Bahan Dongen Anak

Ilustrasi ringkasan cerita Bawang Merah Bawang Putih. Sumber: Pexels/Photo By: Kaboompics.com

Bawang Merah dan Bawang Putih merupakan salah satu cerita rakyat Indonesia yang berasal dari daerah Riau, tepatnya dari wilayah Melayu. Cerita ini sangat populer dan sarat akan pesan moral. Oleh karena itu, cerita ini sering dijadikan dongeng untuk anak.

Cerita tersebut mengisahkan dua saudara tiri dengan sifat yang sangat berbeda. Bagi yang penasaran dengan ceritanya, simak ringkasan cerita Bawang Merah Bawang Putih berikut ini.

Ringkasan Bawang Merah dan Bawang Putih

Setelah ibunya meninggal, Bawang Putih tinggal bersama ayah, ibu tiri, dan saudara tirinya bernama Bawang Merah. Tidak lama kemudian sang ayah juga menyusul ibu kandungnya meninggalkan dunia untuk selama-lamanya.

Ibu tiri dan Bawang Merah memperlakukan Bawang Putih dengan buruk, membebankan semua pekerjaan rumah tangga padanya. Hingga suatu hari, saat mencuci pakaian ibu tiri dan saudara tirinya, Bawang Putih kehilangan selendang ibu tirinya karena terseret oleh arus sungai.

Khawatir akan kemarahan ibu tirinya, Bawang Putih mencarinya hingga bertemu dengan seorang nenek tua yang mau membantu mencarinya. Sebagai balasannya, Bawang Putih membantu nenek tersebut membersihkan rumahnya.

Sebelum Bawang Putih pulang, sang Nenek memberikan dua labu sebagai hadiah, satu kecil dan satu besar. Bawang Putih kemudian hanya memilih labu yang berukuran kecil untuk dibawanya pulang.

Saat tiba di rumah, Bawang Putih kena marah oleh ibu tiri dan saudara tirinya karena terlambat sampai rumah. Sang ibu merebut labu kecil dari tangan Bawang Putih lalu memecahkannya. Saat labu itu pecah, ternyata di dalamnya terdapat perhiasan emas dan berlian.

Bawang Merah yang bersifat tamak lantas menyusul jejak Bawang Putih. Persis seperti yang dialami Bawang Putih, Bawang Merah menghanyutkan salah satu pakaian di sungai dan bertemu dengan nenek tua yang membantu menemukan pakaiannya.

Namun, Bawang Merah menolak membantu si nenek. Tak ingin berlama-lama Bawang Merah langsung mencoba mendapatkan labu besar dari si nenek. Begitu sampai di rumah, Bawang Merah dan ibunya dibuat terkejut labu yang berisikan ular, kalajengking, dan hewan berbahaya lainnya.

Meskipun diperlakukan buruk, Bawang Putih tetap menunjukkan kasih sayang kepada ibu tiri dan Bawang Merah ketika mereka terluka akibat hewan dari labu. Akhirnya, kebaikan Bawang Putih membuahkan hasil, dan ia mendapatkan kebahagiaan.

Pesan Moral Cerita Bawang Merah Bawang Putih

Ilustrasi ringkasan cerita Bawang Merah Bawang Putih. Sumber: Pexels/Mikhail Nilov

Pesan moral merupakan amanat atau nilai baik yang terkandung dalam cerita. Pesan moral bisa berupa ajaran atau pelajaran tentang berperilaku dalam kehidupan sehari-hari. Pesan moral yang bisa didapatkan dari cerita Bawang Merah dan Bawang Putih yaitu:

  • Pentingnya memiliki sifat baik, sabar, dan ketulusan hati, seperti karakter Bawang Putih meskipun diperlakukan tidak adil.

  • Pentingnya perlakuan yang adil dan kesetaraan dalam hubungan keluarga.

  • Sifat tamak dan iri hati dapat berujung pada kesialan.

  • Pentingnya pengampunan dan kemampuan untuk menerima kesalahan orang lain, seperti Bawang Putih memaafkan ibu tiri dan Bawang Merah meskipun keduanya telah berlaku tidak adil.

Itu tadi ringkasan cerita Bawang Merah Bawang Putih beserta pesan moral yang bisa dijadikan pelajaran hidup. Dari cerita ini diketahui bahwa perbuatan baik akan mendapat balasan yang baik, sebaliknya kejahatan pada akhirnya akan mendatangkan akibat buruk. (MRZ)

Baca juga: Ringkasan Cerita Batu Menangis dalam Bahasa Inggris dan Pesan Moralnya