Ringkasan Cerita Cinderella dalam Bahasa Indonesia beserta Amanatnya

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ringkasan cerita Cinderella dalam bahasa Indonesia bisa dijadikan bahan cerita untuk pengantar tidur anak. Terlebih cerita ini memiliki amanat atau pesan moral yang baik untuk membentuk karakter anak.
Cinderella merupakan cerita karya Charles Perrault yang merupakan penulis Prancis. Cerita ini dibuat pada tahun 1697 dalam bahasa Prancis dengan judul Cendrillon. Cerita ini sangat populer di berbagai negara salah satunya Indonesia.
Ringkasan Cerita Cinderella
Dikutip dalam buku Perempuan: Perempuan dan Media Volume 1 oleh Amidya Yusriana (2021: 345) ringkasan cerita Cinderella dalam bahasa Indonesia kurang lebih seperti ini.
Cinderella adalah anak seorang bangsawan kaya. Ibunya meninggal karena sakit, kemudian sang ayah menikah dengan ibu tiri yang memiliki dua anak perempuan dari pernikahan sebelumnya, Anastasia dan Drizella.
Lagi-lagi permasalahan berkisar pada kecantikan. Cinderella yang lebih cantik dari ketiganya, dijadikan pembantu saat si ayah meninggal dunia dalam perjalanan bisnis.
Disisi lain, pangeran mengadakan pesta dansa untuk mencari calon istri. Teman-teman binatang Cinderella segera membuat gaun yang cantik. Saat akan ikut berangkat ke pesta, ibu tiri dan suadaranya merusak gaunnya sehingga Cinderella tidak dapat berangkat ke pesta dansa.
Kemudian Cinderella dibantu oleh seorang peri. Peri yang baik segera menyulap labu menjadi kereta kuda, tikus menjadi kusir, dan gaun mewah yang cantik untuk Cinderella lengkap dengan sepatu kacanya. Cinderella pun berhasil pergi ke pesta dansa.
Di sana sang pangeran memilih untuk berdansa dengannya dibandingkan dengan banyak putri tamu undangan lainnya. Kemudian Cinderella dan pangeran berdansa. Sayangnya keajaiban peri tidak dapat bertahan lama, hanya hingga pukul 12.00 malam.
Sayang sekali juga, Cinderella tidak langsung menceritakan asal usulnya. Cinderella hanya berlari meninggalkan pangeran begitu saja. Sepatu kacanya tertinggal di tangga.
Singkat ceirta berbekal sepatu kaca, pangeran dan ajudannya mencari sang putri misterius. Setelah perjalanan yang panjang, akhirnya Cinderella ditemukan sebagai satu-satunya kaki yang pas dengan sepatu kaca tersebut. Pangeran dan Cinderella pun menikah dan bahagia selamanya.
Amanat dari Cerita Cinderella
Setelah membaca ringkasan cerita di atas, orang tua bisa menyampaikan beberapa amanat atau pesan moral dari cerita Cinderella kepada anak yaitu:
Belajar sabar dan tidak perlu membalas perlakuan buruk dengan kebencian atau dendam. Karena kesabaran pasti mendapatkan kebahagiaan dan keberhasilan pada akhirnya, dibuktikan dengan Cinderella bisa ke pesta dansa dan berdansa dengan pangeran.
Bersikap baik terhadap sesama tanpa mengharapkan balasan apa pun. Meskipun kebaikan Cinderella tidak dihargai oleh ibu tiri dan saudara tirinya, pada akhirnya kebaikannya dihargai oleh pangeran.
Jangan menilai orang lain dari penampilannya saja namun lihatlah dengan hatinya. Meskipun Cinderella awalnya tampak sebagai pelayan biasa dengan pakaian lusuh, Cinderella memiliki hati yang baik, penuh kasih, dan tulus.
Dari ringkasan cerita Cinderella, dapat diketahui bahwa kisahnya penuh dengan keajaiban, perubahan, dan menginspirasi banyak generasi untuk tetap memiliki hati yang baik dan bersikap sabar meskipun menghadapi kesulitan. (MRZ)
Baca juga: Ringkasan Cerita Putri Tujuh dan Pesan Moralnya
