Konten dari Pengguna

Rumus Cara Menghitung Balance Cairan yang Benar

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Cara Menghitung Balance Cairan. Sumber: Pixabay/ Ronymichaud
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Cara Menghitung Balance Cairan. Sumber: Pixabay/ Ronymichaud

Rumus cara menghitung balance cairan sangat diperlukan bagi mahasiswa kedokteran dan keperawatan. Cara ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang memiliki cukup cairan di dalam tubuh.

Kebutuhan cairan untuk setiap orang tentunya berbeda-beda. Misalnya saja antara seorang atlet lari dan pekerja kantoran. Atlet lari tentunya membutuhkan banyak cairan masuk karena jumlah cairan yang keluar lebih banyak dari pada pekerja kantoran biasa.

Definisi Balance Cairan

Ilustrasi Cara Menghitung Balance Cairan. Sumber: Pixabay/ congerdesign

Dikutip dari buku Bunga Rampai Keterampilan Dasar Keperawatan, Ns. Gita Adelia., M. Kep (2023:155) disebutkan bahwa balance cairan adalah penilaian keseimbangan antara cairan yang masuk dan keluar dari tubuh manusia dalam periode 24 jam.

Manusia sangat membutuhkan cairan, karena hampir 60% komposisi tubuh orang dewasa terdiri dari air. Artinya hampir setiap cairan dalam tubuh manusia mengandung elektrolit. Elektrolit sendiri berfungsi untuk menjalankan fungsi berbagai macam organ dalam tubuh.

Cara Menghitung Balance Cairan

Ilustrasi Cara Menghitung Balance Cairan. Sumber: Pixabay/ Tien-seven

Cara menghitung balance cairan bisa dengan menghitung selisih antara cairan yang masuk dan yang keluar. Cairan masuk dapat berupa infus, obat-obatan, minuman, makanan, dan transfusi. Sedangkan cairan keluar adalah berupa urine, BAB, dan muntah.

Berikut rumus cara menghitung balance cairan. Pertama yang perlu dilakukan adalah menghitung total seluruh cairan yang masuk dan keluar di dalam tubuh.

  • Cairan Masuk (Intake) = Infus + Obat + Minuman + Makanan + Transfusi

  • Cairan Keluar (Output) = Urine + Muntah + BAB

Sehingga didapatkan hasil balance cairan sebagai berikut:

  • Balance Cairan = Cairan Masuk (Intake) - Cairan Keluar Total (Output)

Selain melaui urine, muntah, dan BAB, cairan juga dapat keluar melalui keringat atau penguapan pada proses pernapasan. Hal ini disebut dengan Insensible Water Loss (IWL). Untuk menghitung cairan tersebut dapat dilakukan dengan rumus sebagai berikut:

  • IWL = Berat Badan (kg) x Nilai Konstanta

Nilai konstanta dapat berbeda-beda, umumnya berada di antara nilai 10 - 15. Hasil dari IWL nantinya bisa dijumlahkan dengan cairan keluar sehingga menjadi Cairan Keluar Total.

Demikian ulasan mengenai cara menghitung balance cairan yang benar. Semoga informasi bisa bermanfaat untuk mahasiswa kedokteran atau keperawatan yang sedang belajar menghitung balance cairan. (YAS)

Baca juga: Cara Menghitung Massa Jenis Benda dan Contoh Soalnya