Konten dari Pengguna

Rumus Hukum Lenz beserta Contoh Soalnya dalam Ilmu Fisika

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Rumus Hukum Lenz. Sumber: Pixabay/stevepb
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Rumus Hukum Lenz. Sumber: Pixabay/stevepb

Rumus hukum Lenz adalah salah satu materi yang dipelajari dalam ilmu fisika, yang berkaitan dengan arus induksi listrik.

Hukum Lenz cukup banyak diterapkan pada benda yang sering digunakan sehari-hari. Beberapa di antaranya adalah mesin listrik dinamis pada generator serta motor.

Rumus Hukum Lenz

Ilustrasi Rumus Hukum Lenz. Sumber: Pixabay/ds_30

Hukum Lenz adalah hukum fisika yang sangat berkaitan dengan induksi elektromagnetik.

Konsep induksi elektromagnetik terjadi karena adanya aktivitas magnet, yaitu jika magnet bergerak, listrik akan ikut mengalir. Sebaliknya jika magnet diam, listrik juga akan diam atau tidak mengalir.

Semua aktivitas ini membuat munculnya sebuah hukum mengenai arah arus induksi bernama hukum Lenz.

Baca juga: Mengenal Induksi Elektromagnetik beserta Contohnya

Hukum Lenz pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan fisika bernama Friedrich Lenz pada tahun 1834. Lenz menemukan bagaimana arah arus induksi yang terjadi akibat Gaya Gerak Listrik (GGL).

Lenz menemukan hukum Lenz dengan bunyi sebagai berikut:

Jika GGL induksi timbul pada suatu rangkaian, maka arah arus induksi dihasilkan sedemikian rupa sehingga menimbulkan medan magnetik induksi yang menentang perubahan magnetik (arus induksi berusaha mempertahankan fluks magnetik yang totalnya konstan).”

Dikutip dari buku Fisika SMA XII IPA, Arifudin (2007:92), hukum Lenz adalah arah GGL induksi yang sedemikian rupa sehingga arus yang mengalir pada rangkaian tertutup melawan perubahan yang menyebabkan arus itu muncul.

Hukum Lenz pada dasarnya merupakan hukum kekekalan energi yang berguna untuk menentukan arus listrik. Meski begitu, hukum Lenz hanya berlaku pada rangkaian penghantar yang tertutup.

Hukum Lenz dapat dicari dengan menggunakan rumus berikut:

e = -N dØ : dt

Keterangan:

e = GGL induksi (Volt)

N = Jumlah lilitan

dØ : dt = Laju perubahan fluks magnetik

Contoh Soal Hukum Lenz

Ilustrasi Rumus Hukum Lenz. Sumber: Pixabay/Lucent_Design_dinoson20

Agar lebih memahami materi seputar hukum Lenz, berikut contoh soal beserta pembahasannya yang dapat dijadikan bahan belajar.

Sebuah kumparan memiliki 500 lilitan dan luas penumpang 40cm2. Jika terjadi perubahan medan magnet sebesar 2T dalam waktu 0,05 sekon, tentukanlah besar gaya gerak listrik induksi yang timbul pada kutub-kutub kumparan.

Jawaban:

e = - 4 : 0,05

e = 80 Volt

Demikian ulasan mengenai rumus hukum Lenz beserta contoh soalnya. Semoga artikel ini dapat menambah pemahaman seputar hukum Lenz dan dapat dijadikan sebagai bahan belajar. (YAS)