Konten dari Pengguna

Rumus Kimia Air Aki dan Senyawa Asam Lainnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumus kimia air aki. Sumber: Pixabay / Ralphs_Fotos
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumus kimia air aki. Sumber: Pixabay / Ralphs_Fotos

Asam adalah kelompok senyawa penting yang mengandung atom H (hidrogen). Ada banyak contoh senyawa asam dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya, yaitu air aki. Rumus kimia air aki mengandung atom H, sehingga air aki termasuk senyawa asam.

Senyawa asam bisa berupa molekul biner, (seperti HCl, HF, HBr, dan H2S), bisa juga berupa molekul poliatom (seperti H2SO4 dan HNO2).

Adapun sifat senyawa asam, di antaranya adalah memiliki rasa yang asam, bersifat korosif, dapat bereaksi dengan logam dan menghasilkan gas hidrogen, serta dapat mengubah warna zat lain, seperti kertas lakmus.

Rumus Kimia Air Aki dan Tata Nama Asam Lainnya

Ilustrasi rumus kimia air aki. Sumber: Pixabay / Ralphs_Fotos

Mengutip buku Cepat Tuntas Kuasai Kimia untuk SMP, Dian Wuri Astuti, S.Si., (halaman 38), pengertian asam adalah zat yang jika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ (Hidrogen).

Seperti dijelaskan sebelumnya, air aki termasuk senyawa asam karena pada rumus kimia air aki terdapat atom H (Hidrogen). Selain air aki, ada banyak contoh senyawa asam lain yang bisa ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti:

  • Asam laktat yang terkandung dalam susu.

  • Asam sitrat yang terkandung dalam buah jeruk.

  • Asam tartrat yang terkandung dalam buah anggur.

  • Asam klorida di lambung.

  • Asam karbonat dan asam fosfat di dalam darah, dan lain-lain.

Berkaitan dengan penyebutan senyawa asam, senyawa asam memang memiliki cara penamaan khusus, yaitu:

1. Diberi Akhiran -ida

Senyawa asam biner dinamai "asam" sebagai pengganti hidrogen, kemudian penyebutan nama atom berikutnya diberi akhiran -ida.

Contohnya:

  • Pada HCl, hidrogen diganti menjadi asam, dan Cl (Klorin) diberi tambahan -ida menjadi klorida. Sehingga, penyebutan HCl adalah asam klorida.

  • HBr, disebut dengan asam bromida.

  • HI, disebut dengan asam iodida.

  • H2S, disebut dengan asam sulfida.

2. Diberi Akhiran -it atau -at

Senyawa asam yang mengandung unsur non logam dengan bilangan oksidasi kecil diberi akhiran -it. Sedangkan asam yang mengandung unsur non logam dengan bilangan oksidasi besar diberi akhiran -at.

Contoh:

  • H2SO4, yang merupakan rumus kimia air aki. Pada H2SO4, bilangan oksidasi S = +6, sehingga H2SO4 disebut dengan asam sulfat.

  • H3PO3, disebut asam fosfit karena atom P (fosfor) memiliki bilangan oksidasi +3.

Baca juga: 10 Contoh Hidrokarbon Alifatik dalam Kimia

Demikianlah penjelasan mengenai rumus kimia air aki, beserta informasi mengenai tata nama senyawa asam yang perlu diketahui. (ARN)