Konten dari Pengguna

Sejarah Lari Estafet Singkat beserta Teknik Dasar dan Peraturannya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sejarah lari estafet singkat beserta teknik dasar dan peraturannya. Sumber: Pixabay/Rabenspiegel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sejarah lari estafet singkat beserta teknik dasar dan peraturannya. Sumber: Pixabay/Rabenspiegel

Lari estafet merupakan salah satu jenis lomba lari dalam cabang olahraga atletik yang dimainkan bersama tim dengan cara bergantian. Sejarah lari estafet bermula dari sebuah kisah tiga suku bangsa, yakni Aztek, Inka, dan Maya serta pemujaan spiritual di Yunani Kuno.

Dari kisah tersebut, akhirnya lari estafet diperlombakan dalam sebuah olimpiade yang pertama kali diselenggarakan pada tahun 1992 di Stockholm, Swedia. Lari ini sama halnya dengan olahraga lain yang memiliki teknik dasar serta peraturan yang harus dipahami.

Sejarah Lari Estafet Singkat

Ilustrasi sejarah lari estafet singkat. Sumber: Pixabay/StockSnap

Dalam Buku Siswa Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP/MTs Kelas 9, Paiman, S.Pd., M.Or (2022 :164-165), sejarah lari estafet terinspirasi dasri sebuh kisah tiga suku bangsa, yakni Aztek, Inka, dan Maya.

Ketiga bangsa ini zaman dahulu pernah mengadakan suatu misi yang di dalamnya menggunakan teknik lari secara bersambung untuk menyelesaikan misi tersebut. Adapun tujuan dari misi ini adalah menyampaikan kabar penting yang telah lama diketahui.

Selain terinspirasi dari misi ini, lari estafet juga sebelumnya pernah dilakukan oleh bangsa Yunani Kuno menggunakan obor yang diberikan secara sambung menyambung. Adapun bangsa Yunani Kuno menggunakan lari estafet ini dalam rangka pemujaan spiritual.

Dengan adanya tradisi ini, lari estafet mulai dikenal sebagai salah satu olahraga. Bahkan olahraga ini pernah masuk dalam olimpiade yang di beri nama api olimpiade pada tahun 1992, tepatnya di Stockholm yang merupakan olimpiade lari estafet pertama kali dilaksanakan.

Dalam olimpiade ini terbagi menjadi kategori 4 x 100 m dan 4 x 100 m yang hanya diikuti oleh atlet prosa dengan teknik lari yang sama seperti saat ini.

Teknik Dasar Lari Estafet

Ilustrasi teknik dasar lari estafet. Sumber: Pixabay/ThomasWolter

Dalam buku Dasar-Dasar Atletik, Yahya Eko Nopiyanto dan Septian Raibowo (2020: 50-53), terdapat beberapa teknik yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang optimal dalam lari ini, yaitu sebagai berikut.

1. Teknik Start dalam lari Estefet

Start yang digunakan oleh pelari pertama dalam lari estafet berbeda dengan pelari kedua, ketiga dan keempat. Pelari pertama menggunakan start jongkok dan pelari berikutnya menggunakan start melayang.

2. Teknik Memberikan Tongkat Estafet

Pemberian tongkat sebaiknya bersilang, yaitu pelari pertama dan ketiga memegang tongkat pada tangan kanan, sedangkan pelari kedua dan keempat menerima tongkat dengan tangan kiri. Terdapat dua teknik dalam memberikan tongkat estafet, yaitu

  • Teknik Memberikan Tongkat dari Bawah

Jika pemberi memberikan tongkat menggunakan tangan kanan, maka penerima menggunakan tangan kiri. Saat akan memberikan tongkat ayunkan tongkat dari belakang ke depan melalui bawah.

Sementara tangan penerima telah siap di belakang dengan telapak tangan menghadap ke bawah. Ibu jari terbuka lebar, sementara jari-jari yang lainnya dirapatkan. Tangan penerima berada di bawah pinggang.

  • Teknik Memberikan Tongkat dari Atas

Jika pemberi memberikan tongkat dengan tangan kiri, maka penerima menggunakan tangan kanan. Saat akan memberi tongkat, ayunkan tongkat dari depan melalui atas.

Sementara tangan penerima telah siap di belakang dengan telapak tangan menghadap ke atas. Ibu jari terbuka lebar, sementara jari-jari yang lainnya dirapatkan. Tangan penerima berada di atas pinggang.

3. Teknik Menerima Tongkat Estafet

Terdapat dua teknik dalam memberikan tongkat estafet, yaitu

  • Teknik Menerima Tongkat dengan Melihat

Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari sambil menolehkan kepala untuk melihat tongkat yang diberikan oleh pelari sebelumnya. Teknik ini biasanya digunakan pada nomor 4 x 400 m.

  • Teknik Menerima Tingkat Tanpa Melihat

Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari sambil mengulurkan tangan ke belakang tanpa menolehkan kepala ke belakang. Selanjutnya, pelari sebelumnya meletakkan tongkat ke tangan pelari setelahnya. Teknik ini digunakan pada nomor 4 x 100 m.

Peraturan Lari Estafet

Ilustrasi peraturan lari estafet. Sumber: Pixabay/StockSnap

Dalam setiap tim lari, biasanya terdapat empat orang pelari yang masing-masing memegang peran sebagai pelari pertama, pelari kedua, pelari ketiga, dan pelari keempat.

Setiap tim atau peserta dalam lari estafet wajib mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Dari mulai titik start, pergantian tongkat, jarak, dan lainnya. Adapun peraturan lari estafet, yaitu

  • Start yang digunakan pelari pertama merupakan start jongkok, sedangkan untuk pelari kedua, ketiga, dan keempat merupakan start berdiri.

  • Dalam lari estafet khusus jarak 4 x 100 meter, pergantian tongkat dilakukan dengan jarak 20 meter dan lebar 1,2 meter.

  • Pelari diperbolehkan mengambil tongkat estafet yang terjatuh saat pergantian. Peraturan ini hanya berlaku untuk jarak lari 4 x 400 meter. Meskipun diperbolehkan untuk diambil, tongkat yang terjatuh akan berpotensi membuat tim kalah atau didiskualifikasi.

  • Untuk tongkat yang digunakan dalam lari estafet adalah tongkat khusus. Untuk orang dewasa, tongkat estafet yang digunakan memiliki panjang 30 cm dan diameter 4 cm, sedangkan untuk anak-anak berdiameter 2 cm dengan berat 50 gram.

Berbagai kesalahan yang dilakukan peserta dalam lari estafet dapat mengakibatkan diskualifikasi. Penyebab didiskualifikasinya pemain saat pertandingan dalam cabang olahraga ini, yait

  • Salah melakukan teknik start lebih dari dua kali.

  • Tongkat estafet diberikan bukan pada zona yang telah ditetapkan.

  • Menghalangi lawan untuk lewat di jalur lari yang ditetapkan.

  • Sengaja menghambat atau menghalangi lawan dengan melakukan berbagai tindakan yang dapat merugikan berbagai pihak.

Baca juga: Mengenal Arti Pace dalam Lari, Pelari Pemula Wajib Tahu

Demikian ulasan mengenai sejarah lari estafet singkat beserta teknik dasar dan peraturannya. Dengan adanya penjelasan di atas, diharapkan pembaca bisa lebih mengenal olahraga ini dan bisa mempraktikkannya dengan benar. (MRZ)