Konten dari Pengguna

Setelah Bulan Rajab Bulan Apa Menurut Kalender Islam?

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi setelah bulan rajab bulan apa. Sumber: www.pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi setelah bulan rajab bulan apa. Sumber: www.pexels.com

Mempelajari tentang kalender Islam sangat penting bagi umat muslim, karena dapat mengetahui urutan bulan dalam kalender Hijriyah. Hal ini termasuk mengetahui jadwal menjalankan ibadah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan dan mempersiapkan diri setelah bulan Rajab bulan apa yang akan muncul.

Menurut buku Sejarah Kebudayaan Islam: Teori, Prosedur dan Ruang Lingkupnya, Ahmad Suryadi, S.Pd., M.Pd. (2023:99), sejarah penentuan kalender Hijriyah Pada tahun 638 M (17 H) bermula ketika khalifah Umar bin Khatab menetapkan awal patokan penanggalan Islam adalah tahun di mana hijrahnya Rasulullah Saw., dari Mekkah ke Madinah.

Setelah Bulan Rajab Bulan Apa? Ini Penjelasannya

Ilustrasi setelah bulan rajab bulan apa. Sumber: www.pexels.com

Penentuan awal bulan dalam kalender Hijriyah didasarkan pada hilal, yaitu bulan sabit pertama setelah bulan baru. Proses ini melibatkan pengamatan langsung oleh para ahli falak atau ilmu astronomi Islam.

Jika hilal terlihat pada malam ke-29 bulan, maka bulan berikutnya dimulai pada malam itu. Namun, jika hilal tidak terlihat, maka bulan tersebut digenapkan menjadi 30 hari.

Lantas, setelah bulan Rajab bulan apa yang hadir? Menurut kalender Islam, secara berurutan adalah bulan Sya’ban yang merupakan bulan ke-8 dalam kalender Hijriyah. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah urutan lengkap bulan dalam kalender Hijriyah:

  1. Muharram

  2. Safar

  3. Rabiul Awal

  4. Rabiul Akhir

  5. Jumadal Awal

  6. Jumadal Akhir

  7. Rajab

  8. Sya'ban

  9. Ramadan

  10. Syawal

  11. Zulkaidah

  12. Zulhijjah

Mengapa penting mengetahui urutan bulan dalam kalender Hijriyah? Ini penjelasannya.

1. Menandai Peristiwa Penting

Setiap bulan dalam kalender Hijriyah memiliki keistimewaan dan peristiwa penting tersendiri. Dengan mengetahui urutannya, umat muslim dapat lebih menghargai dan merenungkan makna di balik setiap peristiwa tersebut.

2. Menentukan Waktu Ibadah

Banyak ibadah dalam Islam yang waktunya ditentukan berdasarkan kalender Hijriyah. Misalnya, puasa Ramadan jatuh pada bulan Sya'ban setelah Rajab.

3. Mempelajari Sejarah Islam

Kalender Hijriyah erat kaitannya dengan sejarah Islam. Dengan memahami urutan bulannya, umat muslim dapat lebih memahami kronologi peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam.

Jadi setelah paham bahwa setelah bulan Rajab bulan apa yang akan hadir, maka terlihat bahwa setiap bulan dalam kalender Hijriyah memiliki keistimewaan dan makna tersendiri. Dengan memahami urutan bulan dalam kalender Hijriyah, umat muslim dapat lebih mendalami ajaran Islam dan menjalankan ibadah dengan lebih baik.(VAN)

Baca juga: Pengertian Tahun Baru Masehi dan Perbedaannya dengan Tahun Baru Hijriyah