Sifat Bayangan Lensa Objektif dan Lensa Okuler pada Mikroskop

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sifat bayangan lensa objektif dan okuler menarik diketahui untuk mengobati rasa penasaran terhadap cara kerja mikroskop. Dengan mikroskop, peneliti dapat mengamati sel dan mikroorganisme lainnya.
Mikroskop lebih banyak digunakan untuk penelitian bidang biologi dan kimia. Namun cara kerja mikroskop menggunakan prinsip fisika, termasuk yang berkaitan dengan bayangan lensa.
Sifat Bayangan Lensa Objektif dan Lensa Okuler
Dikutip dari IPA Fisika SMP dan MTs Jilid 2, Mikrajuddin Abdullah (2007:178), ada beberapa macam mikroskop sesuai dengan jenis penelitian. Namun umumnya yang disebut mikroskop mengacu pada mikroskop optik.
Mikroskop adalah peralatan laboratorium yang digunakan untuk memperbesar objek. Mikroskop dapat memperbesar objek hingga 1.000 kali.
Pada mikroskop terdapat 2 macam lensa cembung, yaitu lensa objektif dan lensa okuler. Berikut adalah sifat bayangan lensa objektif dan lensa okuler tersebut.
1. Lensa Objektif
Lensa objektif memiliki sifat bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar.
Berikut adalah kondisi lensa objektif yang mendukung sifat tersebut:
Lensa objektif adalah lensa cembung yang berhadapan dengan benda yang diamati.
Pada mikroskop, posisi lensa objektif terletak paling bawah.
Lensa objektif dapat digeser untuk mendapatkan bayangan yang jelas.
Ukuran lensa objektif lebih besar dibandingkan lensa okuler.
Umumnya terdiri dari 3 lensa untuk perbesaran 10x, 40x dan 100x.
Lensa objektif bertugas menangkap bentuk objek utama untuk pertama kalinya, diawali dengan perbesaran terkecil lalu meningkat lebih besar lagi jika dibutuhkan. Hasil tangkapan lensa objektif itu menjadi objek bagi lensa okuler.
2. Lensa Okuler
Lensa okuler memiliki sifat bayangan maya, tegak, dan diperbesar.
Berikut adalah kondisi lensa objektif yang mendukung sifat tersebut.
Lensa okuler adalah lensa cembung yang berhadapan dengan mata pengamat.
Pada mikroskop, posisi lensa okuler terletak paling atas.
Ukuran lensa okuler lebih kecil dibandingkan lensa objektif.
Umumnya terdiri dari 3 lensa untuk perbesaran 6x, 10x, dan 12x.
Lensa okuler bertugas mengubah bayangan dari lensa objektif untuk menghasilkan perbesaran akhir dan gambar yang lebih fokus agar bisa diamati oleh mata.
Baca juga: Fungsi Teleskop dan Jenis-jenis Berdasarkan Prinsip Kerjanya
Itulah sifat bayangan lensa objektif dan lensa okuler pada mikroskop untuk menambah pengetahuan. Mikroskop sangat berjasa di banyak peristiwa termasuk pandemi. (lus)
