Konten dari Pengguna

Siklus Hidup Tumbuhan: Pengertian dan Jenisnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi siklus hidup tumbuhan. Sumber: unsplash.com/FrancescoGallarotti.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi siklus hidup tumbuhan. Sumber: unsplash.com/FrancescoGallarotti.

Siklus hidup tumbuhan menarik untuk diketahui karena sangat beragam. Berbeda dengan siklus hidup manusia yang secara garis besar hampir sama, siklus hidup pada tumbuhan bergantung pada jenis-jenisnya.

Bahkan pada siklus hidup yang sama, tumbuhan masih dipengaruhi lingkungan dan banyak faktor lainnya. Namun secara garis besar, siklus hidup pada tumbuhan bisa dipelajari untuk menambah wawasan.

Siklus Hidup Tumbuhan

Ilustrasi siklus hidup tumbuhan. Sumber: unsplash.com/JenTheodore.

Siklus hidup adalah fase yang dilalui makhluk hidup sesuai dengan perkembangannya. Pada tumbuhan, umumnya siklus hidup dimulai dari benih atau biji.

Tumbuhan terdiri dari tumbuhan tingkat rendah dan tumbuhan tingkat tinggi. Keduanya memiliki siklus hidup yang berbeda. Bahkan masing-masing masih dibagi lagi menjadi bermacam-macam cara berkembang biak dan tumbuh.

Berikut adalah siklus hidup tumbuhan secara garis besar berdasarkan jenisnya, yang dikutip dari New Edition Pocket Book Biologi SMA/MA Kelas X, XI & XII, Kusnadi dan Kawan-kawan (2017:71).

1. Tumbuhan Tingkat Tinggi

Tumbuhan tingkat tinggi dibagi menjadi dua, yaitu berbiji terbuka (Gymnospermae) dan berbiji tertutup (Angiospermae).

Berikut adalah siklus hidup tumbuhan berbiji terbuka adalah:

  1. Gymnospermae dewasa membentuk strobilus jantan dan betina.

  2. Strobilus jantan memiliki daun yang mengandung mikrospora. Strobilus betina menghasilkan megaspora haploid.

  3. Mikrospora melakukan pembelahan dan menghasilkan gamet jantan, sedangkan megaspora menghasilkan gamet betina.

  4. Gamet jantan menghasilkan serbuk sari, gamet betina menghasikan sel telur. Keduanya bertemu dan membentuk zigot.

  5. Zigot tumbuh menjadi embrio, biji, lalu menjadi Gymnospermae dewasa.

Berikut adalah siklus hidup tumbuhan Angiospermae, yang terdiri dari monokotil dan dikotil:

  1. Biji

  2. Proses perkecambahan yang menghasilkan tunas dan akar serabut (monokotil) atau akar tunggang (dikotil).

  3. Pohon kecil.

  4. Pohon besar. Batang pada tumbuhan monokotil tidak berkambium, sedangkan batang pada tumbuhan dikotil berkambium.

  5. Bunga

  6. Buah, lalu menjadi biji lagi.

2. Tumbuhan Tingkat Rendah

Tumbuhan tingkat rendah terdiri dari tumbuhan berpembuluh dan tidak berpembuluh.

Berikut adalah contoh siklus hidup lumut (Bryophyta) sebagai salah satu tumbuhan tidak berpembuluh:

  1. Spora.

  2. Protonema.

  3. Tumbuhan lumut. Pada fase terjadi pembentukan ovum pada arkegonium dan spermatozoid pada anteridium.

  4. Zigot.

  5. Sporogonium.

Berikut adalah contoh siklus hidup paku (Pteridophyta) sebagai salah satu tumbuhan berpembuluh:

  1. Spora.

  2. Protalium. Pada fase terjadi pembentukan ovum pada arkegonium dan spermatozoid pada anteridium.

  3. Zigot.

  4. Paku muda.

  5. Paku dewasa.

Baca juga: Siklus Hidup Manusia Sejak dalam Kandungan Hingga Lanjut Usia

Itulah siklus hidup tumbuhan, termasuk pengertian dan jenisnya. Siklus hidup merupakan materi pelajaran biologi yang menarik untuk disimak. (lus)