Struktur Organisasi Gerakan Pramuka dari Bagian Bawah sampai Atas

Ragam Info
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Struktur organisasi Gerakan Pramuka bertujuan untuk memastikan setiap bagian memiliki tanggung jawab jelas. Gerakan Pramuka ini memiliki struktur organisasi yang teratur, mulai dari tingkat paling dasar sampai tingkat paling atas.
Dikutip dari Buku Panduan Resmi Pramuka, Zuli Agus Firmansyah, (2015: 11), Gerakan Pramuka adalah wadah pembinaan dan pengembngan bagi anggota Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, Pembina, Pelatih, Majelis Pembimbing, Andalan, dan lainnya yang berdasarkan prinsip dasar dan metode kepramukaan serta berlandaskan sistem among.
Struktur Organisasi Gerakan Pramuka
Struktur Organisasi Gerakan Pramuka terstruktur. Berikut adalah tingkatan struktur Gerakan Pramuka mulai dari bawah sampai atas.
1. Musyawarah Kwartir
Musyawarah Kwartir adalah lembaga yang bersidang pada akhir masa bakti kwartir atau gugusdepan dan memegang kekuasaan tertinggi dalam kwartir atau gugusdepan.
Musyawarah ini terdiri dari:
Musyawarah nasional
Musyawarah Daerah
Musyawarah Cabang
Musyawarah Ranting
Musyawarah Ranting
2. Pramuka Utama Gerakan Pramuka
Ini adalah Kepala Negara Republik Indonesia (Presiden).
3. Badan Kelengkapan Kwartir
Badan Kelengkapan Kwartir ini memiliki tugas membantu kwartir. Badan Kelengkapan Kwartir meliputi.
Dewan Kehormatan
Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka yang terdiri atas Lemdikanas (di tingkat Nasional), Lemdikada (di tingkat Daerah), dan Lemdikacab (di tingkat Cabang).
Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega atau disebut Dewan Kerja terdiri atas DKN atau Dewan Kerja Nasional (di tingkat Nasional).
Pimpinan Satuan Karya Pramuka (Saka)
Pembantu Andalan
Badan Usaha Kwartir
Satuan Kegiatan sesuai dengan situasi dan kondisi setempat dan bersifat situasional
Staf Kwartir
4. Satuan Karya Pramuka atau Saka
Satuan Karya Pramuka (Saka) merupakan wadah kegiatan kepramukaan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta didik dalam wawasan tertentu serta melakukan kegiatan nyata sebagai pengabdian kepada masyarakat sesuai aspirasi pemuda Indonesia.
5. Gugusdepan (Gudep)
Gudep adalah pangkalan peserta didik yang merupakan wadah pendidikan dalam organisasi Gerakan Pramuka.
6. Kwartir dan Koordinator Gudep
Kwartir dan juga Koordinator Gudep merupakan perangkat dan juga mekanisme kerja untuk mencapai tujuan Gerakan Pramuka. Kwartir dibentuk di tingkat, yaitu:
Nasional, disebut Kwartir Nasional
Daerah, disebut Kwartir Daerah
Cabang, disebut Kwartir Cabang
Ranting, disebut Kwartir Ranting
Gugusdepan
7. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Badan independen yang dibentuk Musyawarah Gerakan Pramuka yang bertanggung jawab kepada Musyawarah Gerakan Pramuka.
8. Majelis Pembimbing
Yaitu badan yang memiliki tugas memberikan bimbingan dan bantuan moril, organisatoris, material, dan juga finansial kepada kwartir, gugusdepan, dan juga satuan karya pramuka.
Itulah struktur organisasi Gerakan Pramuka dari bagian bawah sampai atas. Dengan sistem yang terorganisir dengan baik, diharapkan Gerakan Pramuka bisa terus tumbuh dan berkembang. (ERI)
Baca juga: Atribut Pramuka Penggalang Putra Lengkap
