Syarat-syarat Puasa yang Wajib Dipahami Umat Muslim

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat muslim tentu tak asing lagi dengan ibadah puasa. Sebab, Islam mewajibakan umatnya untuk melakukan rukun Islam yang ketiga tersebut. Namun, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menjalankannya, yaitu memahami syarat-syarat puasa.
Dikutip dari buku Puasa Ibadah Kaya Makna oleh Budi Handrianto (2007:13) puasa adalah bentuk ibadah berupa menahan diri dari makan, minum, hubungan seksual, dan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak terbit fajar sampai waktu maghrib.
Oleh karena itu, puasa yang merupakan ibadah cukup kompleks dan tidak dapat dilakukan sembarang memiliki syarat khusus. Hal ini agar puasa yang dijalankan dapat diterima dan sah di mata Allah SWT.
Syarat-syarat Puasa dalam Islam
Puasa memiliki banyak manfaat untuk spiritiual serta kesehatan tubuh baik fisik dan mental. Akan tetapi, penting untuk memenuhi syarat-syarat puasa sebelum menjalankannya agar dapat diterima oleh Allah SWT.
Dalam Islam, syarat puasa dibagi menjadi dua yaitu syarat sah dan syarat wajib puasa. Agar mudah memahaminya, simak penjelasan mengenai syarat-syarat puasa berikut ini.
1. Syarat Wajib Puasa
Syarat puasa wajib merupakan syarat yang harus dilakukan oleh seorang muslim dan hukumnya wajib. Apabila tidak memenuhi syarat wajib tersebut, maka seorang muslim tidak diwajibkan untuk menjalankan puasa. Berikut adalah syarat-syarat puasa wajib.
Islam. Hanya seseorang yang beragama Islam yang wajib menjalankan puasa. Selain itu, tidak diwajibkan untuk berpuasa.
Baligh. Syarat wajib ini harus dipenuhi oleh umat muslim. Jika seroang anak belum memasuki usia baligh, maka tidak diwajibkan baginya untuk berpuasa.
Berakal. Syarat ini memiliki arti bahwa seorang muslim harus mampu membedakan hal yang baik dan buruk. Sehingga orang yang tidak berakal seperti ODGJ dan hilang ingatan tidak diwajibkan berpuasa.
Sehat. Apabila seorang muslim memiliki penyakit yang membuatnya tidak mampu menjalankan puasa, maka gugur kewajibannya untuk berpuasa.
Mukim. Mukim berarti memiliki tempat tinggal yang telah menetap, paling tidak lebih dari dua hari.
2. Syarat Sah Puasa
Syarat sah puasa adalah syarat yang harus dipenuhi oleh seseorang agar puasanya diterima oleh Allah SWT dan tidak batal. Syarat sah puasa adalah sebagai berikut.
Niat. Niat puasa yang diucapkan dilakukan sebelum fajar atau imsak. Niat puasa ini bersifat umum, dapat dilakukan secara lisan maupun dalam hati.
Menahan diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa. Seperti halnya makan minum, berhubungan intim, haid dan nifas, serta secara sengaja dengan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh.
Baca Juga: Puasa Arafah: Waktu Pelaksanaan, Keutamaan, dan Hukumnya
Sebelum menjalankan puasa, seorang muslim harus mengetahui apa saja yang harus dipenuhi agarpuasa tersebut sah dan mendapatkan pahala. Melalui pembahasan di atas, semoga dapat membantu dalam memahami syarat-syarat puasa yang penting untuk diketahui.
(NUM)
