Konten dari Pengguna

Tanda Petik Dulu atau Titik? Ini Jawaban dan Contoh Kalimatnya

Ragam Info

Ragam Info

Ragam Info

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanda Petik Dulu atau Titik. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Emmanuel
zoom-in-whitePerbesar
Tanda Petik Dulu atau Titik. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Emmanuel

Tanda petik dulu atau titik? Menulis dengan benar membutuhkan pemahaman yang baik tentang tata bahasa, termasuk penggunaan tanda baca.

Penggunaan tanda petik dan titik yang tepat sangat penting. Dikutip dari buku Sekilas tentang B.Indo, Fahrurrozi, dkk (2017: 94), penggunaan tanda baca seperti petik dan titik, tujuannya untuk memastikan tulisan yang jelas dan mudah dipahami oleh para pembaca.

Tanda Petik Dulu atau Titik?

Tanda Petik Dulu atau Titik. Foto hanya ilustrasi. Sumber foto: Unsplash/Dhafin

Tanda petik digunakan untuk menandai kutipan langsung, ucapan, atau untuk menekankan suatu kata atau frasa. Di dalam bahasa Indonesia, ada dua jenis tanda petik yang umum digunakan, yaitu tanda petik ganda (“...”) dan tanda petik tunggal (‘...’).

Tanda petik ganda biasanya digunakan untuk mengapit kutipan langsung dari ucapan seseorang atau teks lain. Sedangkan tanda petik tunggal sering digunakan dalam penulisan kata dalam bahasa asing atau istilah teknis.

  • Contoh penggunaan tanda petik ganda:

    “Aku akan pergi sekarang,” kata Rina.

  • Contoh penggunaan tanda petik tunggal:

    Kata ‘startup’ kini sering digunakan dalam dunia bisnis.

Tanda petik dulu atau titik? Jawabannya tergantung pada konteks dan jenis penulisan yang digunakan. Jika kutipan lengkap diakhiri dengan tanda titik, maka titik diletakkan di dalam tanda petik.

Hal ini dilakukan untuk mengakhiri kalimat secara keseluruhan, termasuk kutipan yang ada di dalamnya.

Contoh 1

“Besok kita akan pergi ke pantai.”

Jika tanda petik hanya mengapit sebagian kalimat, titik diletakkan di luar tanda petik. Ini dilakukan ketika tanda petik digunakan untuk mengapit hanya satu bagian dari kalimat, bukan seluruh kalimatnya.

Contoh 2

Hari ini, kita akan membahas istilah “digital marketing”.

Jika ada tanda baca lain setelah kutipan, seperti tanda tanya atau seru, maka tanda tersebut diletakkan di dalam tanda petik. Ini menandakan bahwa tanda tanya atau seru tersebut termasuk dalam kutipan.

Contoh 3

“Apa kamu yakin?” tanya Rina.

“Luar biasa!” seru Dito.

Tanda petik dulu atau titik? Penulisan tanda petik dan titik memang memerlukan perhatian khusus, terutama dalam konteks penulisan formal. (Msr)

Baca juga: Bagaimana Aturan Penulisan Awalan Me- pada Verba? Ini Penjelasannya