Tugas Fungsi dalam Tanggung Jawab P2K3 yang Benar di Indonesia

Ragam Info
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

P2K3 adalah Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang memiliki tugas tertentu. Salah satu tugas fungsi dalam tanggung jawab P2K3 yang benar adalah mengolah data terkait kesehatan dan keselamatan kerja.
Organisasi P2K3 dalam menjalankan tugasnya harus mematuhi aturan pemerintah yang berlaku. Anggota P2K3 bisa memberi saran kepada tempat kerja demi memastikan keselamatan pekerja di lapangan.
Tugas Fungsi dalam Tanggung Jawab P2K3 yang Benar di Lingkungan Kerja
Mengutip dari buku Interpretasi 166 Kriteria Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 Tentang ISO 45001, Refdi Madefri, (2024:42), organisasi P2K3 memiliki ketua dan sekretaris yang berperan sebagai pengurus.
Sekretaris P2K3 adalah seorang tenaga kerja yang sudah mengikuti pelatihan keahlian K3 dan dinyatakan lulus yang dibuktikan dengan sertifikat. Sertifikat tersebut dikeluarkan oleh Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia.
Setelah lulus pelatihan, ahli K3 akan menjalankan tugas dan fungsi dalam tanggung jawab P2K3 yang benar sebagai berikut.
Memberikan saran dan pertimbangan yang diminta perusahaan maupun tidak mengenai kesehatan dan keselamatan kerja.
Mengolah data yang berkaitan dengan keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.
Membantu menjelaskan kepada setiap tenaga kerja tentang faktor yang bisa memengaruhi efisiensi dan produktivitas kerja, alat pelindung diri yang digunakan pekerja, cara dan sikap yang benar dalam melaksanakan pekerjaan, serta bahaya di tempat kerja.
Menentukan tindakan koreksi dengan alternatif terbaik.
Mengembangkan sistem pengendalian bahaya terhadap kesehatan dan keselamatan kerja.
Mengevaluasi cara kerja, lingkungan kerja, dan prosesnya.
Menyelenggarakan administrasi keselamatan kerja, higiene perusahaan, dan kesehatan kerja.
Mengembangkan pelayanan kesehatan yang bisa digunakan tenaga kerja di perusahaan tersebut.
Mengecek kelengkapan peralatan yang bisa digunakan untuk keselamatan kerja.
Mengembangkan laboratorium kesehatan dan keselamatan kerja.
Melakukan pemeriksaan laboratorium dan melaksanakan interpretasi hasil pemeriksaan.
Fungsi P2K3 terakhir adalah membantu pimpinan perusahaan dalam menyusun kebijaksanaan manajemen dan pedoman kerja untuk meningkatkan kesehatan dan keselamatan tenaga kerja.
Tugas fungsi dalam tanggung jawab P2K3 yang benar di Indonesia sangat penting diketahui agar tenaga kerja bisa menyelesaikan pekerjaannya dengan aman. Karena itu, orang yang bekerja di P2K3 adalah orang-orang kompeten yang sudah lulus sertifikasi. (GTA)
Baca Juga: 2 Faktor Penyebab Gangguan Kesehatan dan Keselamatan Kerja
