Tujuan Utama dari Konsep Kimia Hijau dan Contoh Penerapannya

Ragam Info
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Apa tujuan utama dari konsep kimia hijau? Salah satu tujuannya adalah untuk menciptakan zat-zat kimia yang lebih aman dan secara bersamaan bisa memilih cara paling efisien serta aman dalam mensistesa zat-zat tersebut. Sekaligus tujuannya mengurangi sampah kimia.
Dikutip dari buku Kimia Ramah Lingkungan, I Wayan Tanjung Aryasa, dkk (2022:10), kimia hijau atau green chemistry disebut juga dengan kimia berkelanjutan yang mengacu pada pendekatan kimia.
Pendekatan kimia dalam hal ini adalah kegiatan merancang, mengembangkan dan menerapkan proses kimia yang lebih ramah lingkungan atau berkelanjutan. Hal ini disebabkan oleh dampak negatif yang ditimbulkan oleh industri kimia.
Apa Tujuan Utama dari Konsep Kimia Hijau?
Seiring perkembangan teknologi, para ilmuwan pun terus berusaha mencari berbagai bahan kimia yang tidak berbahaya tapi bisa berguna untuk industri serta ramah lingkungan. Hal inilah yang menjadi cikal bakal munculnya konsep kimia hijau.
Lantas apa tujuan utama dari konsep hijau?
Tujuan utama dari pendekatan kimia hijau adalah merencanakan dan menciptakan zat-zat kimia yang lebih baik dan aman. Dengan demikian dampak buruk yang mungkin timbul dari zat kimia yang dihasilkan bisa diminimalkan atau dihilangkan. Hasil akhirnya adalah kondisi yang baik bagi lingkungan dan kesehatan manusia.
Kimia hijau atau green chemistry merupakan sebuah keniscayaan, kondisi yang memang harus diperjuangkan. Produk industri, termasuk industri kimia sudah seharusnya memberi kulitas hidup yang lebih baik bagi manusia.
Jika hasil produksi industri memberi dampak negatif, maka perlu dilakukan rancangan yang lebih tepat dengan konsep kimia berkelanjutan. Konsep kimia hijau ini tidak bisa berdiri sendiri, tapi membutuhkan dukungan ilmu lain, seperti fisika, dan biologi.
Contoh Penerapan Konsep Kimia Hijau
Secara konkret, tujuan utama dari konsep kimia hijau dilakukan dengan pemilihan dan pemilahan cara yang paling aman dan efisien. Dengan demikian dapat ditekan paling tidak dikurangi jumlah sampah kimia yang dihasilkan.
Contoh penerapan konsep kimia hijau pun sudah dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut ulasannya.
Dalam keamanan pangan, konsep ini diterapkan bersamaan dengan konsep sustainable agriculture. Ini dilakukan untuk mengurangi dampak buruk penggunaan zat-zat kimia di lingkungan pertanian.
Dalam penggunaan energi menerapkan prinsip 3R, yaitu reuse (menggunakan kembali), recycle (daur ulang), dan reduce (mengurangi).
Mulai mengganti plastik dari petroleum dengan plastik ramah lingkungan. Beberapa produk plastik ramah lingkungan ini terbuat dari hasil pertanian seperti, kentang dan jagung.
Baca juga: 12 Prinsip Kimia Hijau beserta Contoh Penerapannya
Demikian penjelasan mengenai apa tujuan utama dari konsep kimia hijau beserta contoh-contoh penerapannya. Apabila penerapan konsep ini dilakukan sejak dini, maka dampak buruk kimia ke lingkungan bisa perlahan berkurang. (STA)
