Verba: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Contohnya dalam Bahasa Indonesia

Ragam Info
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ragam Info tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Verba adalah salah satu bagian dari tata bahasa Indonesia yang harus dikuasai. Penguasaan verba akan memperbaiki kemampuan dan kualitas menulis serta mengucapkan kalimat dalam bahasa Indonesia.
Verba merupakan materi dasar bahasa Indonesia yang diajarkan sejak dini. Semakin tinggi tingkat pendidikan, siswa diharapkan juga mempelajari ciri-ciri dan jenisnya untuk melestarikan tata bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.
Mengenal Verba beserta Ciri-ciri, Jenis dan Contohnya
Dikutip dari Berfikir Cerdas dengan Bahasa Indonesia, Rahma Barokah (2019:152), verba adalah kata menyatakan perbuatan atau aksi, pekerjaan, tindakan, proses atau keadaan yang umumnya dilakukan predikat dalam sebuah kalimat.
Untuk mengetahui lebih jauh, berikut adalah ciri-ciri dan jenis-jenis verba.
1. Ciri-ciri Verba
Untuk mengenali keberadaan kata yang merupakan verba, berikut adalah ciri-cirinya:
Biasanya menempati fungsi predikat dalam kalimat.
Contoh:
Ira menulis surat untuk presiden.
S P O K
Mengandung makna, perbuatan atau proses.
Contoh: membaca, memasak, mengendarai, menggambar dan sebagainya.
Dapat diikuti kata sifat, kata benda atau kata keterangan.
Contoh:
Kakak membersihkan kamarnya.
Petir berdentum sangat keras.
Ibu memasak sejak pagi.
Dapat didahului kata keterangan dan kata ingkar.
Contoh kata keterangan: akan, sedang, sudah, telah.
Contoh kata ingkar: tidak.
Contoh kalimat:
Ibu sedang menjahit baju Lebaran.
Sebaiknya orang tua tidak melarang anak-anak bermain.
Dapat diberi imbuhan me(n)-, ber-, di-, me(n)-i, me(n)-kan, me(n)-per-i, me(n)per-kan, di-i, di-kan, diper-kan, di-per-i dan ter-.
Contoh: mendongeng, menuliskan, memperbaharui, terbaca.
2. Jenis-jenis Verba
Pembagian jenis verba itu bermacam-macam. Berdasarkan bentuknya, jenis-jenis verba adalah sebagai berikut:
Verba Asal
Verba asal adalah kata kerja yang berdiri sendiri tanpa afiks atau imbuhan.
Contoh: tidur, makan, bangun dan datang.
Verba Turunan
Verba turunan terdiri dari:
Dasar bebas dengan afiks wajib. Contoh: melebar, mengering, membesar.
Dasar bebas dengan afiks manasuka. Contoh: (be)kerja, (mem)beli, (men)jual.
Dasar terikat dengan afiks wajib. Contoh: bersuara, bertemua, menganga.
Berulang. Contoh: makan-makan, berjalan-jalan, membanding-bandingkan.
Majemuk. Contoh: naik haji, turun gunung, cuci muka.
Baca juga: Contoh Persuasi, Ciri dan Struktur Teks Persuasi
Itulah pembahsan bahwa verba adalah kata kerja. Dengan mengetahui ciri-ciri, jenis dan contohnya, maka penggunaan verba dapat lebih tepat sesuai dengan tata bahasa Indonesia. (lus)
