TDA Pati Raya Gelar Kopdar Perdana setelah Setahun Vakum

Pati — Setelah sekitar setahun vakum, komunitas pengusaha Tangan Di Atas (TDA) Pati Raya kembali menggelar pertemuan. Kopdar bertema Optimasi Digital Marketing dengan AI Automation berlangsung di Selasar Coffee & Gelato, Pati, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah awal konsolidasi untuk menghidupkan kembali aktivitas komunitas.
Pertemuan tersebut merupakan kopdar perdana TDA Pati pada periode kepengurusan TDA Wilayah Jawa Tengah yang diketuai Ekonov. Selain membahas pemasaran digital, kegiatan ini menjadi ruang bagi anggota untuk kembali belajar, berbagi pengalaman, dan membangun relasi antarpengusaha.
Digital marketing dipilih sebagai topik pertemuan awal. Ekonov yang menjadi narasumber membahas pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan otomasi untuk mendukung aktivitas pemasaran.
“Dalam materi publikasi kegiatan, pembahasan diarahkan pada strategi, perangkat, dan praktik pemanfaatan AI bagi pengusaha, pelaku UMKM, serta profesional. Pesan yang diangkat adalah bahwa AI bukan untuk menggantikan pelaku usaha, melainkan membantu mempercepat langkah mereka,” jelasnya.
Tema tersebut menjadi titik temu bagi anggota untuk kembali belajar bersama melalui persoalan yang dekat dengan kegiatan usaha. Kopdar tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga membuka percakapan tentang pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan bisnis.
Menurut keterangan penyelenggara, peserta menunjukkan antusiasme terhadap pertemuan perdana ini. Setelah sekitar setahun tanpa aktivitas komunitas, kopdar menjadi momentum untuk menyambungkan kembali komunikasi dan membangun semangat kebersamaan.
Peserta Menantikan Kelompok Mentoring Bisnis
Antusiasme peserta juga terlihat dari harapan terhadap kegiatan berikutnya. Mereka menantikan ruang pertemuan dan pembelajaran lanjutan, termasuk Kelompok Mentoring Bisnis (KMB) serta program TDA lainnya.
Harapan tersebut menjadi bagian penting dari konsolidasi awal TDA Pati Raya. Kopdar perdana membuka jalan, sedangkan keberlanjutan kegiatan menjadi langkah berikutnya untuk menjaga semangat anggota.
KMB menjadi salah satu program yang dinantikan sebagai ruang belajar yang lebih terarah. Jika kopdar mempertemukan kembali anggota dalam suasana terbuka, mentoring diharapkan dapat melanjutkan percakapan menuju pembahasan tantangan usaha yang lebih mendalam.
Namun, jadwal maupun bentuk pelaksanaan kegiatan lanjutan belum disampaikan dalam informasi yang diterima. Antusiasme peserta terhadap KMB dan agenda berikutnya menjadi masukan bagi pengurus dalam menyusun kelanjutan aktivitas komunitas.
Konsolidasi untuk Menghidupkan Kembali Komunitas
Bagi TDA Pati Raya, kopdar ini menandai awal bergerak kembali. Setelah setahun vakum, anggota kembali memiliki ruang untuk bertemu, belajar, dan membangun hubungan antarpengusaha.
Pertemuan di Pati tersebut menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kembali semangat kebersamaan. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi kegiatan agar komunitas terus bergerak dan memberikan manfaat bagi anggota.
