'When I Was The Prettiest': Sinetron Romantis Tapi Dramatis Versi Drama Korea

Review drama dan film Korea, annyeong~
Tulisan dari Review Drakor tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

'When I Was The Prettiest' menjadi salah satu drama terbaru yang sedang menghiasi layar kaca warga Korea Selatan saat ini. Tayang perdana pada 19 Agustus 2020, drama ini menampilkan Im Soo Hyang, Ji Soo, dan Ha Seok Jin sebagai pemeran utamanya.
Drama ini bercerita mengenai Oh Ye Ji (Lim Soo Hyang), seorang mahasiswa seni dari Seoul yang menjalani magang sebagai guru di sebuah SMA yang terletak di desa Yangpyeong. Di hari pertamanya di SMA tersebut, Oh Ye Ji sudah berhasil memikat hati seorang siswa bernama Seo Hwan.
Diceritakan Seo Hwan jatuh cinta pada pandangan pertama pada Oh Ye Ji. Ia terpesona saat gurunya tersebut berjalan mengunakan daun talas pengganti payung kala hujan deras turun membasahi wilayah sekolahnya.
Hubungan Seo Hwan dan Oh Ye Ji makin dekat saat keduanya secara tak sengaja bertemu di Seoul. Saat itu Seo Hwan membantu Oh Ye Ji yang sedang mabuk berat usai bertengkar dan putus dari pacarnya.
Saat mabuk tanpa sengaja Oh Ye Ji mengungkapkan beberapa rahasia dan keburukannya sehingga Seo Hwan mengetahuinya. Merasa tak lagi bisa bersikap keren pada Seo Hwan, Oh Ye Ji pun bisa menjadi dirinya sendiri saat bersama muridnya tersebut.
Ternyata Seo Hwan bukanlah satu-satunya orang yang jatuh cinta pada Oh Ye Ji. Seo Jin yang merupakan hyung (kakak laki-laki) Seo Hwan pun kepincut dengan Oh Ye Ji dan ingin menjalin hubungan yang sering dengan gadis tersebut.
Hal ini tentu saja menimbulkan pergesekan antara Seo Hwan dan Seo Jin. Keduanya kemudian berselisih hingga bertengkar secara fisik untuk memperebutkan Oh Ye Ji.
Hubungan mereka yang awalnya sangat dekat mulai berubah karena rasa ingin memiliki Oh Ye Ji. Hal ini membuat keduanya sempat tak saling berkomunikasi beberapa waktu.
Review
Jalan cerita dan kisah romansa yang ditawarkan 'When I Was The Prettiest' sebenarnya akan sangat menarik bagi kamu penggemar tayangan romantis. Drama yang juga dikenal dengan judul 'When I Was The Most Beautiful' ini menyajikan banyak adegan romantis yang bisa bikin penonton baper.
Namun, terkadang adegan romantis yang ditampilkan terlalu 'manis' sehingga cringe. Dan buat beberapa orang hal ini justru bikin malas nonton karena terlalu berlebihan dan dipaksakan.
Selain itu, 'When I Was The Prettiest' juga membahas kisah cinta klasik yaitu cinta segitiga. Berbeda dari drama Korea berkonsep sama, drama ini justru membuat dua pria saudara kandung yang terlibat dalam cinta segitiga.
Sehingga di episode awal, penonton akan melihat konflik dan pertengkaran kakak adik yang memperebutkan seorang gadis. Mencintai Oh Ye Ji diam-diam, membuat Seo Hwan harus bersaing dengan Seo Jin yang terang-terangan menunjukkan rasa sukanya.
'When I Was The Prettiest' bercerita kalau Oh Ye Ji yang miskin dan berasal dari keluarga bermasalah diperebutkan oleh Seo Jin dan Seo Hwan, anak dari keluarga kaya raya serta terpandang. Lalu ibu Seo Hwan dan Seo Jin yang tak menyukai Oh Ye Ji. Konsepnya mirip dengan sinetron yang tayang di TV Indonesia.
Selain masalah percintaan, ketiga tokoh utamanya juga diceritakan memiliki masalah hidup yang berat dan dramatis. Seo Jin selalu menyalahkan dirinya atas cacat yang menimpa ayahnya.
Sedangkan Oh Ye Ji memiliki kehidupan penuh beban dan penderitaan karena ibunya membunuh ayahnya sehingga ia harus tinggal bersama bibinya yang super kejam. Tapi belum jelas alasan mengapa bibinya begitu kejam dan terobsesi pada Oh Ye Ji.
Sementara Seo Hwan merasa terbebani karena enggak bisa melakukan apa pun untuk melindungi Oh Ye Ji. Ia sedih karena masih dianggap sebagai anak kecil sehingga tak dipandang sebagai pria oleh Oh Ye Ji.
Ada tiga tokoh antagonis yang menjadi sumber konflik dalam drama ini. Mereka adalah Carry Jung mantan pacar Seo Jin yang posesif dan rela melakukan apa saja, Kim Yeon Ja ibu Seo Jin dan Seo Hwan yang tak menyukai Oh Ye Ji, dan Oh Ji Young bibi kandung Oh Ye Ji yang kejam serta berambisi merusak masa depan keponakannya itu.
Alur cerita 'When I Was The Prettiest' terbilang cukup cepat karena di episode keempat diceritakan kalau Oh Ye Ji dan Seo Hwan akhirnya menikah. Meski pun setelah itu kedunya kembali mengalami masalah baru.
Berbicara mengenai chemistry para pemerannya, pilihan yang tepat bagi tim produksi 'When I Was The Prettiest' untuk menyatukan Im Soo Hyang, Ji Soo, dan Ha Seok Jin. Ketiganya mampu berakting dengan baik sehingga membangun emosi yang cukup kuat.
Sehingga dalam beberapa adegan kamu akan nge-shipin Oh Ye Ji dengan Seo Hwan. Tapi di episode selanjutnya penonton justru oleng dan merasa kalau Oh Ye Ji dan Seo Jin adalah pasangan yang serasi.
Buat kamu yang suka dengan genre drama seperti ini tentu akan menikmati 'When I Was Most Beautiful'. Tapi buat yang enggak suka tayangan romantis nan emosional, drama Korea ini mungkin akan membosankan bagimu.
