Review Film : Kembalinya Michael Myers Teror Hari Halloween

Tulisan dari Review Film tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Michael Myers, si psikopat pembunuh berdarah dalam film Halloween (Foto: Variety)
Review Film. Empat puluh tahun lamanya Laurie Strode (Jamie Lee Curtis) dibayangi peristiwa brutal pada malam Halloween tahun 1978. Setelah menghilang hampir sepuluh tahun, Michael Mayers (Nick Castel) si pembunuh psikopat bertopeng, kembali untuk memburu para korbannya.
Pada malam Halloween, bus yang membawa Myers untuk dipindahkan ke penjara paling ketat tiba-tiba mengalami kecelakaan. Sang psikopat pun kabur dan berencana untuk menghabisi Laurie, satu-satunya korban selamat dari pembunuhan brutal Myers empat puluh tahun lalu.
Namun, kini Laurie telah siap untuk menyambut Myers dengan ketangguhannya. Ia telah mempersiapkan pertemuan terakhirnya tersebut, termasuk kemampuannya dalam menggunakan senjata. Laurie rela mempertaruhkan segalanya demi menjaga putri dan cucu satu-satunya dari si pembunuh keji.

Laurie Strode yang diperankan oleh Jamie Lee Curtis dalam film Halloween (Foto: Empire)
Sama seperti film Halloween sebelumnya, kembalinya Michael Myers disertai dengan teror pembunuhan keji dimana-mana. Beragam adegan pembunuhan sadis dan berdarah menghiasi sepanjang film yang berdurasi 1 jam 40 menit ini. Kengerian ini dilengkapi dengan adegan-adegan jumpscare saat Myers tiba-tiba muncul untuk menghabisi korbannya.
Halloween merupakan film franchise horor-slasher yang populer. Sejak kesuksesan besar film pertamanya Halloween (1978), film Halloween (2018) ini merupakan film sekuel ke-11nya. Digarap oleh David Gordon, kali ini film Halloween merupakan sekuel dari film Halloween: Resurrection (2002) dan Halloween 2 (2009).
Selain aksi Jamie Lee Curtis dan Nick Castel, Judy Greer, Andi Matichak, Will Patton, dan Virginia Gardner juga turut meramaikan film horror yang paling dinantikan di bulan Oktober ini.
Halloween mulai tayang di layar lebar Indonesia hari ini, Rabu (17/10/2018), dua hari lebih cepat dibandingkan Amerika Serikat.
Anda dapat menemukan artikel mengenai review film lainnya dengan mengikuti akun Review Film !
