Perjalanan Pulang Motor Bidin: Dipinjam Teman, Berakhir Ditemukan di Lampung

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Korban Pencurian Sepeda Motor, Bidin (37), Warga Jakarta, usai konferensi pers hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Korban Pencurian Sepeda Motor, Bidin (37), Warga Jakarta, usai konferensi pers hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Suara mesin sepeda motor yang kembali menyala menjadi momen yang sudah lama dinantikan Bidin (37). Warga Jakarta itu akhirnya bisa membawa pulang motornya setelah sempat hilang lebih dari sebulan dan ditemukan dalam Operasi Berantas Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya.

Bagi Bidin, hilangnya motor itu bukan karena dicuri orang tak dikenal di jalan. Kendaraannya justru dipinjam oleh teman adiknya. Namun, motor tersebut tak pernah dikembalikan.

"Kronologinya dipinjam sama temannya adik, terus tidak balik lagi," kata Bidin usai menerima kembali motornya di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7).

Motor itu hilang pada Selasa (16/6). Awalnya Bidin mengira kendaraannya masih digunakan oleh orang yang meminjamnya. Kecurigaannya muncul ketika mengetahui motor tersebut sudah tidak lagi berada di tangan peminjam.

Suasana menjelang konferensi pers hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Berbekal alat pelacak GPS yang terpasang di motornya, Bidin kemudian menelusuri lokasi kendaraan. Sinyal GPS menunjukkan motornya sudah berada di Lampung.

Ia lalu menghubungi perusahaan ekspedisi tempat motornya terdeteksi berada. Setelah berkoordinasi dengan pihak ekspedisi dan kepolisian, motor tersebut akhirnya berhasil diamankan.

"Benar motor kita di situ. Akhirnya dari Baraka Express lapor polisi dan diamankan lah sama Kepolisian Republik Indonesia," ujar Bidin.

Meski proses administrasi membutuhkan waktu, Bidin mengaku penanganan dari kepolisian berlangsung cepat. Saat menerima kembali motornya, ia mengatakan kondisi kendaraan nyaris tak berubah.

Suasana Menjelang Konferensi Pers Hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
Suasana menjelang konferensi pers hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
Suasana Menjelang Konferensi Pers Hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

"Alhamdulillah, kalau emang rezeki enggak ketukar udah. Balik sendiri," katanya sambil memegang motor yang sedang dinyalakan.

Ia juga mengaku proses pengambilan motor tidak berbelit-belit. Polisi hanya meminta laporan polisi dan dokumen kepemilikan kendaraan sebagai syarat pengembalian.

Cerita serupa dialami Karim (24), warga Tanjung Priok. Motor Honda Scoopy keluaran 2018 miliknya hilang pada Kamis (18/6). Berbeda dengan Bidin, Karim justru belum sempat membuat laporan polisi saat motornya raib.

Korban Pencurian Sepeda Motor, Karim (24), Warga Tanjung Priuk, Usai Konferensi Pers Hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Ia mengaku terkejut ketika mendapat kabar dari jajaran Polda Metro Jaya bahwa sepeda motornya telah ditemukan.

"Dan saya dilaporkan jajaran Polda orang lapangan ke rumah saya untuk melapor ke saya bahwa motor saya sudah ditemukan," kata Karim dengan senang.

Setelah mendapat pemberitahuan tersebut, Karim baru mengurus laporan polisi untuk melengkapi proses administrasi pengembalian kendaraan.

Menurut Karim, seluruh proses berjalan cepat dan tidak menyulitkan pemilik kendaraan.

"Untuk prosesnya sih cepat. Semuanya baik-baik semua," ujar dia.

Ia juga memastikan pengambilan motor hanya memerlukan dokumen kepemilikan kendaraan.

Konferensi pers hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

"Enggak ada yang disusah-susahin. Semua dipermudah," katanya.

Motor Bidin dan Karim menjadi dua dari ratusan kendaraan yang berhasil diamankan Polda Metro Jaya dalam Operasi Berantas Jaya 2026. Polisi menyatakan kendaraan yang telah teridentifikasi pemiliknya akan dikembalikan setelah proses hukum dan verifikasi dokumen kepemilikan selesai dilakukan.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah mengungkap 769 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam Operasi Berantas Jaya 2026 yang digelar dari 4 hingga 18 Juli 2026. Dari ratusan kasus tersebut, polisi menangkap 729 tersangka, terdiri dari 35 residivis dan 694 pelaku nonresidivis.

Sejumlah tersangka dihadirkan dalam konferensi pers hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
Sejumlah tersangka dihadirkan dalam konferensi pers hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan
Sejumlah tersangka dihadirkan dalam konferensi pers hasil Operasi Kepolisian Berantas Jaya 2026 Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/7/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan