Pilot Malaysia yang Selundupkan Ekstasi Positif Sabu saat Terbangkan Pesawat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Konferensi Pers Pilot Malaysia Edarkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta di Gedung Bea Cukai. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Konferensi Pers Pilot Malaysia Edarkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta di Gedung Bea Cukai. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta mengungkap pilot warga negara Malaysia bernama Mohd Saufi bin Othman (39) yang ditangkap karena menyelundupkan 25 kg ekstasi, ternyata positif mengkonsumsi sabu saat menerbangkan pesawat dari Kuala Lumpur menuju Jakarta.

Pesawat Malaysia Airlines (MH) 727 tersebut terbang dari Kuala Lumpur ke Jakarta pukul 21.50 MYT dan tiba pukul 23.05 WIB, dan mengangkut 170 orang penumpang.

Rute MH 727, Malaysia Airlines, pada Rabu, 29/7/2026. Foto: flightaware.com

Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang mengatakan hasil tes urine menunjukkan tersangka menggunakan tiga jenis narkotika.

“Dan dari hasil pemeriksaan tes urine, ya Pak Awal, ternyata positif memakai sabu, ineks, dan kokain. Jadi, pada saat terbang itu sedang memakai,” kata Hengky didampingi Kasubdit II Dittipid Narkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Awaludin Amin.

Hal itu dikatakan dalam jumpa pers di Gedung Bea dan Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (31/7).

Tampang pilot yang selundupkan kokain di Bandara Soekarno Hatta. Foto: Dok. Istimewa

Awaludin juga membenarkan hasil tes urine pilot yang mengandung zat terlatang.

“Fakta cek urinenya, yang bersangkutan itu hasil urinenya mengandung tiga zat. Yang pertama MDMA, yang kedua adalah metamfetamin, yang ketiga adalah kokain. Itu jelas, itu dari nakes yang melakukan pemeriksaan tes urine,” ujar Awaludin.

Koordinasi dengan Malaysia

Kasubdit Hukum Penerbangan Ditjen Hubungan Udara Kemenhub, Dodi Dharma Cahyadi mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Malaysia agar kejadian ini tidak terulang.

Konferensi Pers Pilot Malaysia Edarkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta di Gedung Bea Cukai. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

“Kita koordinasi bukan dari Indonesia, jadi kita koordinasi dengan Malaysia. Mungkin dengan cara ya ada punishment terkait dengan hal tersebut agar tidak terjadi lagi dan tidak membawa pesawat terbang tersebut,” ujar Dodi dalam kesempatan yang sama.

Pilot Bawa Sabu dan Ekstasi

Lebih lanjut Hengky menjelaskan, Saufi diamankan setelah petugas intelijen Bea Cukai mencurigai barang bawaan pilot penerbangan MH 727 tersebut setelah mendarat pada Rabu, 29 Juli 2026 malam. Dari tas tangan tersangka ditemukan 14 bungkus berisi 70 ribu lebih ekstasi serta 4 gram sabu.

Temuan itu kemudian dikoordinasikan dengan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk dilakukan pengembangan.

Konferensi Pers Pilot Malaysia Edarkan 26 Kg Ekstasi ke Jakarta di Gedung Bea Cukai. Foto: Rayyan Farhansyah/kumparan

Kasus tersebut kini masih terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang terlibat. Saat ini pilot tersebut telah ditahan di Rutan Bareskrim Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.