Polda Metro Akan Ungkap Hasil Ekshumasi Sutrimo, Rabu 30 September

Polda Metro Jaya akan mengungkap hasil ekshumasi jenazah Sutrimo, pria yang disebut pernah bekerja di rumah eks Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah dalam konferensi pers yang dijadwalkan pada Rabu (30/9).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pengungkapan hasil ekshumasi akan dilakukan setelah koordinasi antara penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan dokter forensik medikolegal.
“Sudah disampaikan, besok rencana akan dilaksanakan konferensi pers. Pihak keluarga sudah diundang,” kata Budi saat ditemui di kawasan GBK, Jakarta, Selasa (29/9).
Budi mengatakan, hasil ekshumasi Sutrimo sebelumnya telah diterima dan dikoordinasikan oleh penyidik dengan tim dokter forensik yang menangani proses tersebut.
Sebelumnya, Budi menyampaikan hasil ekshumasi Sutrimo telah keluar dan berada dalam koordinasi penyidik dengan tim dokter forensik medikolegal.
“Untuk hasil, sejauh ini sudah keluar dan sudah dikoordinasikan dari penyidik kepada tim dokter forensik medikolegal yang menangani pada saat pelaksanaan ekshumasi ini,” kata Budi kepada wartawan, Rabu (16/9).
Namun, saat itu Budi belum merinci hasil pemeriksaan maupun waktu pengumumannya. Ia menyebut hasil tersebut akan disampaikan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
“Inilah yang besok mungkin akan kita umumkan karena ini memang kami mohon maaf, ketepatan waktu antara dokter forensik medikolegal dengan penyidik Ditreskrimum,” ujar Budi.
Ekshumasi terhadap jenazah Sutrimo dilakukan pada 12 Agustus 2026 di Desa Wlahar, Kecamatan Wangon, Banyumas, Jawa Tengah.
