Polda Metro Kembalikan Motor Korban Curanmor yang Hendak Dikirim ke Jambi

Polda Metro Jaya mengembalikan sepeda motor milik Haerudin yang sebelumnya dicuri di kawasan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Motor itu ditemukan saat hendak dikirim ke Jambi melalui jasa kargo tanpa dokumen yang sah.
Pengembalian kendaraan dilakukan di Polda Metro Jaya pada Senin (6/7). Motor tersebut merupakan barang bukti hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Wadirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Danang Setiyo Pambudi Sukarno mengatakan, motor itu merupakan kendaraan yang digunakan korban untuk bekerja sehari-hari.
“Hari ini kami mengembalikan kendaraan milik korban yang sehari-hari digunakan untuk bekerja. Kehilangan sepeda motor tentu sangat mengganggu aktivitas korban. Alhamdulillah kendaraan berhasil ditemukan dan kami serahkan kembali kepada pemiliknya,” Ujar Danang dalam keterangannya, Selasa (7/7).
Danang menjelaskan, motor tersebut dilaporkan hilang pada Kamis (18/6). Dari hasil penyelidikan, polisi mendapat informasi adanya sepeda motor yang akan dikirim ke luar daerah melalui jasa kargo.
Petugas kemudian berkoordinasi dengan pihak kargo dan mengecek kendaraan tersebut. Hasil pengecekan menunjukkan data kendaraan sesuai dengan motor milik Haerudin yang sebelumnya dilaporkan hilang.
Polisi lalu mengamankan motor tersebut sebagai barang bukti. Pihaknya juga masih mencari kemungkinan pelaku lain.
“Masih melakukan pengembangan terhadap dua orang yang diduga terlibat dan kini berstatus daftar pencarian orang (DPO),” ujarnya.
Kasus ini diungkap dalam rangkaian Operasi Berantas Jaya 2026. Berdasarkan data sementara, Polda Metro Jaya telah mengungkap 62 laporan polisi terkait curanmor, menangkap 67 tersangka, dan mengamankan 50 unit sepeda motor.
Sementara itu, Haerudin mengaku bersyukur motornya bisa kembali setelah sempat hilang. Ia juga mengatakan seluruh proses pengambilan kendaraan berjalan lancar.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada jajaran Polda Metro Jaya. Alhamdulillah kendaraan saya bisa kembali dan seluruh proses berjalan lancar,” jelasnya
