Polisi Tetapkan 4 Tersangka Perusakan-3 Tersangka Pengeroyokan di Kasus Menteng

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya menetapkan empat tersangka dalam kasus perusakan gerobak milik pedagang yang menjadi pemicu kericuhan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7).
Keempat tersangka berinisial GNA, AJL, FAM, dan ELL, yang diketahui bukan warga asli Matraman.
“Terkait tentang pengerusakan gerobak makanan pedagang, ini sudah ditetapkan empat orang tersangka terhadap pengerusakan gerobak warga," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto di lokasi kejadian, Jalan Matraman Dalam, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/7).
Budi menambahkan, penyidik menetapkan empat tersangka berdasarkan pemeriksaan delapan saksi, rekaman CCTV, dan sejumlah alat bukti lainnya.
Tak hanya itu, polisi juga menetapkan tiga orang sebagai tersangka pengeroyokan yang mengakibatkan pria berinisial K (23) meninggal dunia.
"Terjadinya pengeroyokan mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain, ini sudah dilakukan pemeriksaan delapan saksi dan ditetapkan tiga orang tersangka saat ini sudah diamankan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya,"
Ia mengatakan, peristiwa itu bermula dari suara knalpot bising yang mengganggu warga sekitar.
“Jadi seperti yang disampaikan oleh Kapolres Metro Jakarta Pusat, kejadian ini berawal dari suara kebisingan knalpot sehingga mengganggu warga lainnya. Hal itu diteriaki sehingga yang bersangkutan tidak terima," jelasnya.
Pelaku kemudian kembali ke lokasi untuk mencari orang yang menegurnya. Namun karena orang tersebut sudah tak berada di lokasi, pelaku melampiaskan emosinya dengan merusak gerobak nasi uduk milik seorang pedagang.
“Melakukan pengerusakan kepada salah satu gerobak makanan dari pedagang. Pada saat dilakukan pengerusakan, warga lain tidak terima karena dilakukan pengerusakan terhadap UMKM salah satu pedagang," ujarnya.
Aksi tersebut memicu keributan yang berujung bentrokan hingga menyebabkan korban luka dan satu orang meninggal. Hingga saat ini personel gabungan dari TNI-Polri masih berjaga di sekitar lokasi kejadian, untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan.
