TNI Temukan Dua Ladang Ganja di Yahukimo, Papua Pegunungan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengungkapan ladang ganja di Yahukimo, Papua. Foto: Dok. Koops TNI Habema
zoom-in-whitePerbesar
Pengungkapan ladang ganja di Yahukimo, Papua. Foto: Dok. Koops TNI Habema

Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema menemukan sekitar 5 ribu batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Senin (13/7).

Temuan itu merupakan hasil penyelidikan dan patroli keamanan yang dilakukan secara bertahap berdasarkan informasi di lapangan. Personel TNI menyisir wilayah pegunungan hingga menemukan dua lokasi yang diduga menjadi area penanaman ganja.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, mengungkap temuan 5 ribu batang ganja di dua kampung yang berbeda.

“Di Kampung Kima Kompleks ditemukan sekitar 3 ribu batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2 ribu batang tanaman ganja, serta satu busur dan 26 anak panah di sekitar lokasi,” Ujar Wiya dalam keterangannya, Jumat (17/7).

Pengungkapan ladang ganja di Yahukimo, Papua. Foto: Dok. Koops TNI Habema

Seluruh tanaman ganja didata, didokumentasikan, dan diamankan sebagai barang bukti. TNI menyebut penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang ganja tersebut.

Ia mengatakan, pengungkapan itu merupakan bagian dari upaya mencegah peredaran narkotika di Papua.

“Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” ujarnya.

Ia menambahkan penanganan kasus tersebut dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing. Penyelidikan juga masih berlanjut untuk mengungkap jaringan atau pihak yang terlibat dalam penanaman ganja di wilayah tersebut.