Komedi 404: Firli hingga Pinangki, Garuda-Brompton sampai Lockdown

Wartawan Tempo 2011 - 2016, Redaktur kumparan 2016 - sekarang. Orang Bandung lulusan Jurnalistik Unpad.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Rizki Gaga tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ku lihat ibu pertiwi, sedang bersusah hati. Air matanya berlinang, mas intannya terkenang.
Belum hilang rasa pedih melihat kondisi Komisi Pemberantasan Korupsi kini, tiba-tiba ada dua peristiwa (baca: komedi):
Hukuman untuk jaksa Pinangki di kasus korupsi dikurangi 6 tahun penjara.
Ari bos Garuda penyelundup Brompton dan Harley-Davidson cuma dihukum 1 tahun (dipenjara pun tidak).
Semua terjadi di negeri yang terpuruk akibat pandemi tapi enggak mau lockdown karena atas nama ekonomi.
*
Saya senang bercerita tapi kali ini malas bercerita tentang dua hal itu. Begini saja:
Klik link ini (https://kumparan.com/topic/jaksa-pinangki) untuk baca kasus Pinangki.
Klik link ini (https://kumparan.com/topic/ari-askhara) untuk baca kasus Ari.
Tulisan ini (entah masih layak disebut "tulisan" atau enggak) sebagai pengingat saja bahwa komedi-komedi begini belum akan berakhir. Persoalannya tinggal: Masih kuatkah nurani ini?
