Konten dari Pengguna

Contoh Hewan Metamorfosis Sempurna di Lingkungan Sekitar

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Hewan Metamorfosis Sempurna. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Hewan Metamorfosis Sempurna. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas

Metamorfosis sempurna terjadi saat hewan berubah bentuk lewat tahap yang jelas dan berurutan. Dalam biologi, contoh hewan metamorfosis sempurna paling mudah ditemukan pada serangga. Simak contoh hewan metamorfosis sempurna berikut ini.

Daftar isi

Apa Itu Metamorfosis Sempurna?

Menurut Mary Ann Clark dalam buku Biology 2e, serangga dengan metamorfosis sempurna mengalami tahapan dari telur, larva, pupa, hingga dewasa, dan kelompoknya mencakup kupu kupu, ngengat, kumbang, lalat, lebah, tawon, serta semut.

Larva adalah bentuk muda yang biasanya aktif makan dan tumbuh cepat. Pupa adalah fase diam atau transisi, saat tubuh hewan berubah menuju bentuk dewasa.

Perbedaan dengan Metamorfosis Tidak Sempurna

Pada metamorfosis tidak sempurna, hewan tidak melewati fase pupa. Contohnya belalang yang berkembang dari telur menjadi nimfa, lalu dewasa. Nimfa biasanya sudah mirip dengan hewan dewasa, hanya ukuran tubuh dan sayapnya belum sempurna.

Kenapa Bentuk Larva dan Dewasa Bisa Berbeda?

Bentuk larva dan dewasa berbeda karena kebutuhan hidupnya juga berbeda. Larva lebih fokus makan untuk menambah ukuran tubuh, sedangkan hewan dewasa biasanya fokus mencari pasangan dan berkembang biak. Menariknya, perbedaan ini juga membuat mereka tidak selalu berebut makanan yang sama.

Contoh Hewan Metamorfosis Sempurna

Sebagian besar contoh hewan metamorfosis sempurna berasal dari kelompok serangga. Hewan-hewan ini sering muncul di sekitar rumah, kebun, pasar, atau tempat yang dekat dengan makanan. Berikut di antaranya:

1. Kupu kupu

Kupu-kupu mengalami urutan metamorfosis mulai dari telur, ulat, kepompong, lalu kupu-kupu dewasa. Ulat biasanya banyak makan daun karena tubuhnya sedang tumbuh cepat. Setelah masuk fase kepompong, tubuhnya berubah hingga akhirnya keluar sebagai kupu kupu bersayap.

2. Lalat

Lalat berkembang dari telur menjadi larva atau belatung, lalu pupa, kemudian lalat dewasa. Belatung sering ditemukan pada bahan organik yang membusuk, seperti sisa makanan. Karena itu, menjaga kebersihan tempat sampah bisa membantu mengurangi jumlah lalat di rumah.

3. Lebah

Lebah juga melewati tahap telur, larva, pupa, dan dewasa. Dalam sarang, larva lebah dirawat oleh lebah pekerja sampai siap berubah menjadi pupa. Saat dewasa, lebah akan berperan sebagai pekerja, pejantan, atau ratu.

4. Ngengat

Ngengat memiliki tahapan hidup yang mirip dengan kupu kupu. Hewan ini mulai dari telur, lalu menjadi larva, masuk fase pupa, dan akhirnya menjadi ngengat dewasa. Banyak ngengat aktif pada malam hari, sehingga lebih sering terlihat dekat lampu.

5. Kumbang

Kumbang berkembang dari telur menjadi larva, kemudian pupa, lalu kumbang dewasa. Larva kumbang bisa hidup di tanah, kayu lapuk, atau bahan makanan tertentu, tergantung jenisnya.

Setelah menjadi dewasa, kumbang memiliki sepasang sayap depan yang mengeras menjadi elytra. Elytra berfungsi melindungi sayap belakang dan membantu memberi perlindungan pada tubuh.

6. Tawon dan Semut

Tawon dan semut sama-sama mengalami tahap telur, larva, pupa, dan dewasa. Pada semut, larva biasanya dirawat di dalam sarang oleh semut pekerja.