Mengenal Hewan Curut Mamalia Kecil yang Sering Dikira Tikus

Pengamat tren yang gemar membagikan insight seputar teknologi, hiburan, dan gaya hidup.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Rizky Ega Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ukuran tubuh curut memang kecil, jadi wajar kalau banyak orang mengiranya sebagai tikus. Hewan ini juga sering muncul di sekitar rumah, terutama di area lembap, gudang, kebun, atau celah bangunan. Dalam biologi, curut masuk kelompok mamalia kecil pemakan serangga, sehingga cara hidupnya berbeda dari tikus yang dikenal sebagai hewan pengerat.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Apa Itu Hewan Curut?
Hewan curut adalah mamalia kecil yang dalam bahasa Inggris dikenal sebagai shrew. Sekilas bentuknya mirip tikus, tetapi curut punya moncong lebih runcing dan kebiasaan makan yang berbeda. Di Asia Tenggara, salah satu jenis yang sering ditemukan dekat manusia adalah curut rumah Asia dengan nama ilmiah Suncus murinus.
Menurut Charles M. Francis dalam buku Field Guide to the Mammals of South-east Asia, curut rumah Asia digambarkan sebagai curut berukuran relatif besar, berwarna abu abu kecokelatan, memiliki ekor cukup tebal, dan sering hidup dekat permukiman manusia.
Ciri ini membuatnya cukup mudah dijumpai di wilayah tropis yang banyak menyediakan tempat berlindung. Selain itu, lingkungan rumah sering menyimpan sisa makanan kecil dan serangga yang bisa menarik curut datang.
Ciri Curut yang Mudah Dikenali
Curut biasanya bergerak cepat, tubuhnya kecil, dan moncongnya tampak panjang meruncing. Hewan ini juga sering mengendus lantai atau tanah untuk mencari makanan kecil. Bau tubuhnya bisa cukup tajam, sehingga sebagian orang langsung sadar ketika ada curut masuk ke rumah.
Bedanya Curut dengan Tikus
Perbedaan paling mudah terlihat ada pada bentuk mulut dan cara makan. Curut mencari serangga kecil, larva, atau hewan tanah berukuran kecil, sedangkan tikus memakai gigi serinya untuk mengerat benda dan makanan. Jadi, meski sama sama sering muncul di rumah, identitas biologinya tidak sama.
Habitat dan Perilaku Curut
Curut menyukai tempat yang lembap, teduh, dan punya banyak celah untuk bersembunyi. Di rumah, hewan ini bisa muncul di dapur, gudang, dekat saluran air, tumpukan kardus, atau area kebun. Menariknya, kemunculan curut biasanya berhubungan dengan makanan kecil yang tersedia, bukan semata karena rumah kotor.
Selain itu, curut aktif mencari makan dalam waktu yang cukup sering karena tubuh kecilnya membutuhkan energi cepat. Ia bisa menyisir tanah, sela batu, atau sudut ruangan untuk menemukan serangga.
Peran Curut dalam Ekosistem Kecil
Curut membantu menekan jumlah serangga kecil di lingkungan tertentu. Perannya terlihat sederhana, tetapi tetap berguna dalam rantai makanan karena ia juga bisa menjadi mangsa bagi burung pemangsa, ular, atau kucing liar. Di sisi lain, keberadaannya di rumah tetap perlu dikelola agar tidak mengganggu kenyamanan penghuni.
Cara Menyikapi Curut di Rumah
Jika ada curut masuk rumah, langkah paling aman adalah mengurangi tempat sembunyi dan menutup celah kecil di dinding atau lantai. Simpan makanan rapat-rapat, bersihkan sisa organik, dan kurangi tumpukan barang yang jarang dipakai.
