terungkap kenapa oknum polisi yang di duga mabuk tembak PL

jurnalis muda WA : 089662577188 email : ronihidayat011@gmail.com
Tulisan dari Ronie HD tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Devia Sopiani (20), pemandu lagu (PL) yang menjadi korban penembakan oknum anggota Polsek Pakenjeng, Kabupaten Garut, saat berkaraoke tak menyangka timah panas itu menembus celana dan paha kirinya
Peristiwa itu terjadi di Karaoke Milan, Jalan Perintis Kemerdekaan, Tarogong Kidul, Garut, Senin (2/10/2017) pukul 23.45 Tiba-tiba, kata Devia, paha kirinya terasa sakit mengeluarkan darah
Darah pun keluar dari pahanya. Awalnya ia tak mengetahui jika darah yang keluar dari pahanya itu akibat tertembus peluru.
"Saya enggak kenal sama dia (oknum polisi yang menembak). Beda ruangan juga kan Saya di room 210, kalau dia di room 209. Memang sebelahan," ujar Devia Sopiani (20), saat ditemui di Ruang Mutiara Bawah, RSUD dr Slamet, Kabupaten Garut, Selasa (3/10/2017).
Pelaku penembakan, lanjutnya, diduga tengah mabuk berat. Dari informasi yang diterimanya sebelumnya , pelaku marah-marah karena tak mendapat PL dalam keadaan mabuk .
"Katanya juga oknum polisi sempat nodong pistol ke PL yang seruangan sama dia. Masih teman saya juga PL-nya," kata warga Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota.
"Teman saya juga ada yang kena serpihan dinding gipsum. Kena di bagian hidung. Tapi enggak parah," katanya
sumber tribun-vidio
