Keutamaan dan Amalan Lailatul Qadar di 10 Malam Terakhir Ramadhan
Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadhan yang selalu dinantikan umat Muslim. Malam ini dipercaya sebagai malam penuh berkah dan keutamaan, bahkan lebih baik dari seribu bulan. Banyak yang bertanya kapan hari Lailatul Qadar jatuh dan apa amalan yang dianjurkan selama 10 malam terakhir Ramadhan.
Lailatul Qadar: Waktu, Hukum, dan Keutamaan
Setiap tahunnya, pembahasan tentang Lailatul Qadar selalu menarik karena berkaitan dengan ibadah puncak di bulan Ramadhan. Menurut penjelasan dalam buku Hukum Dan Keutamaan Lailatul Qodar oleh Jamâz al-Jamâz yang diterjemahkan oleh Syafar Abu Difa, malam lailatul qodar memiliki hukum dan keutamaan khusus yang diatur dalam Al-Qur’an.
Lailatul Qadar menjadi momentum bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan memperbaiki diri, sehingga memahami waktu dan tata caranya sangat penting.
Kapan Hari Lailatul Qadar dan Awal 10 Malam Terakhir Ramadhan 2026?
Penentuan Lailatul Qadar Berdasarkan Dalil
Dalam banyak riwayat, Lailatul Qadar disebut jatuh pada salah satu malam ganjil dari sepuluh malam terakhir Ramadhan. Al-Qur’an Surat Al-Qadr ayat 3 menyebutkan keutamaannya, namun tidak menegaskan tanggal pastinya.
lailatul-qadri khairum min alfi syahr
Lailatulqadar itu lebih baik daripada seribu bulan (QS. Al-Qadr:3)
Penetapan malam Lailatul Qadar berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW bertujuan agar umat Islam tidak terpaku pada satu malam tertentu, melainkan giat beribadah sepanjang sepuluh malam terakhir bulan Ramadan.
Dari Ibnu 'Umar: Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang ingin mencari malam Lailatul Qadar hendaklah ia mencarinya pada malam dua puluh tujuh.” (HR. Ahmad)
Kapan Dimulai 10 Malam Terakhir Ramadhan 2026?
Untuk tahun 2026, 10 malam terakhir Ramadhan diperkirakan dimulai pada 21 Ramadhan hingga akhir bulan, sesuai dengan penanggalan hijriyah. Biasanya, malam pertamanya jatuh setelah maghrib pada tanggal 20 Ramadhan kalender masehi. Namun, kepastian tanggal tetap menyesuaikan hasil rukyatul hilal dan keputusan pemerintah setempat.
Penjelasan dari Jamâz al-Jamâz tentang Penetapan Lailatul Qadar
Menurut Jamâz al-Jamâz, malam Lailatul Qadar memang dirahasiakan waktunya untuk memotivasi umat Islam memperbanyak ibadah sepanjang 10 malam terakhir. Hal ini bertujuan agar seseorang tidak hanya beribadah pada satu malam, tetapi meraih keutamaan sepanjang akhir Ramadhan.
Hukum Lailatul Qadar dalam Islam
Secara hukum, Lailatul Qadar diakui sebagai bagian penting dari syariat Islam. Ibadah dan doa yang dilakukan pada malam ini sangat dianjurkan, berdasarkan banyak hadis shahih. Amalan di malam ini dihitung sebagai amal kebaikan yang nilainya sangat tinggi.
Keutamaan Lailatul Qadar Berdasarkan Al-Qur’an dan Hadis
Al-Qur’an menegaskan bahwa Lailatul Qadar lebih utama dari seribu bulan. Dalam Surat Al-Qadr, Allah menyebutkan bahwa malam ini penuh kedamaian hingga terbit fajar. Hadis Nabi juga menekankan bahwa siapa yang beribadah dengan iman dan harapan di malam ini, akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
Diuraikan dalam buku Hukum Dan Keutamaan Lailatul Qodar, malam Lailatul Qadar menjadi puncak ibadah Ramadhan. Dijelaskan pula barangsiapa menghidupkan malam Lailatul Qadar dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.
Amalan yang Dianjurkan di 10 Malam Terakhir Ramadhan
Ibadah Utama di Malam Lailatul Qadar
Shalat malam (qiyamul lail) menjadi amalan utama. Selain itu, membaca Al-Qur’an dan memperbanyak istighfar sangat dianjurkan. Rasulullah SAW juga meningkatkan ibadah di malam-malam ini sebagai teladan bagi umatnya.
Dzikir dan Doa yang Dianjurkan
Dzikir seperti tasbih, tahmid, dan takbir sebaiknya dilakukan secara rutin. Salah satu doa yang dianjurkan adalah: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni,” yang artinya memohon ampunan dari Allah.
Amalan Sosial dan Kebaikan Lain
Selain ibadah pribadi, memperbanyak sedekah dan membantu sesama juga sangat dianjurkan. Memberi makan orang berbuka dan berbagi rezeki menjadi bentuk amalan sosial yang membawa keberkahan. Sebaiknya seseorang memperbanyak semua bentuk ibadah di malam-malam ramadhan, baik shalat, membaca Al-Qur’an, sedekah, maupun dzikir.
Penutup: Meraih Keberkahan Lailatul Qadar
Lailatul Qadar adalah momen istimewa yang menjadi kesempatan emas bagi setiap Muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah. Memahami waktu, hukum, dan keutamaan malam ini sangat penting agar ibadah yang dilakukan semakin bermakna.
Sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah waktu terbaik untuk memperbanyak amalan. Dengan niat tulus dan usaha sungguh-sungguh, siapa pun bisa meraih keberkahan dan ampunan di malam Lailatul Qadar.
Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.i