Konten dari Pengguna

Panduan Lengkap Bacaan Zikir: Kesukaan Allah dan Bacaan Pilihan

R

Ruang Kajian

Kumpulan artikel yang membahas seputar agama Islam.

·waktu baca 4 menit

clock
google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Kajian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seorang muslim sedang berzikir di dalam masjid. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Seorang muslim sedang berzikir di dalam masjid. Foto: Pixabay

Zikir menjadi salah satu amalan utama dalam ajaran Islam yang memiliki banyak keutamaan. Berzikir tidak hanya sekadar melafalkan kalimat tertentu, tetapi juga sebagai bentuk kedekatan diri kepada Allah. Berikut penjelasan lengkap tentang pengertian, bacaan utama, hingga tips mengamalkan zikir sesuai tuntunan fikih.

Pengertian dan Keutamaan Zikir dalam Islam

Definisi Zikir Menurut Fikih

Zikir menurut fikih merujuk pada segala bentuk ingatan dan penyebutan nama Allah, baik melalui hati, lisan, maupun perbuatan. Dalam buku Kumpulan Do'a dan Dzikir Nabawi karya Ibnu Taimiyah, zikir adalah amalan yang menghidupkan hati dan menjaga seseorang dari kelalaian. Praktik ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, sehingga menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Ramadhan: Ensiklopedia Lengkap Bulan Suci dalam Tradisi Islam dan Budaya Dunia

Keutamaan dan Manfaat Zikir Sehari-hari

Zikir memiliki keutamaan yang sangat besar, di antaranya mendatangkan ketenangan jiwa dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah. Selain itu, zikir menjadi sumber pahala yang tidak terputus, bahkan dalam aktivitas harian yang sederhana. Zikir juga membantu menjaga hati dari pengaruh negatif dan mempertebal keimanan.

Bacaan Zikir Harian yang Dianjurkan

Apa Saja Bacaan Dzikir Utama?

Beberapa bacaan zikir utama yang dianjurkan antara lain tasbih (Subhanallah), tahmid (Alhamdulillah), takbir (Allahu Akbar), dan tahlil (La ilaha illallah). Setiap kalimat membawa makna yang dalam dan menjadi bentuk pengakuan atas kebesaran Allah. Bacaan ini mudah diamalkan dan sering dijadikan rutinitas, terutama setelah shalat wajib.

Bacaan Zikir Setelah Shalat

Setelah selesai menunaikan shalat, dianjurkan membaca rangkaian zikir tertentu. Biasanya, bacaan yang sering diulang meliputi tasbih, tahmid, dan takbir. Amalan ini membantu menjaga kekhusyukan dan sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah setelah menjalankan ibadah.

Contoh Bacaan Zikir 33x

Sebagaimana dijelaskan dalam hadist riwayat Muslim, bacaan zikir 33x terdiri dari Subhanallah diucapkan 33 kali, Alhamdulillah 33 kali, dan Allahu Akbar 33 kali, sering diamalkan seusai shalat fardu sebagai bentuk penyempurna ibadah. Selain itu, rangkaian itu juga bisa dilakukan kapan saja untuk menjaga hati tetap tenang.

"Barangsiapa yang bertasbih kepada Allah setelah setiap shalat sebanyak 33 kali, bertahmid sebanyak 33 kali, dan bertakbir sebanyak 33 kali, maka jumlahnya menjadi 99, kemudian menyempurnakannya menjadi 100 dengan membaca 'La ilaha illallahu wahdahu la syarika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ala kulli syai'in qadir', maka akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan," (HR. Muslim)

Zikir yang Paling Disukai Allah

Dalil dan Penjelasan Fikih tentang Zikir Terbaik

Beberapa zikir memiliki keistimewaan khusus dan sangat disukai Allah. Zikir yang paling utama adalah kalimat tauhid, yaitu La ilaha illallah. Kalimat ini mengandung pengakuan atas keesaan Allah dan menjadi inti dari seluruh amalan zikir.

”Barangsiapa mengucapkan ’saya bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, Muhammad adalah hamba-Nya dan utusan-Nya, dan (bersaksi) bahwa ’Isa adalah hamba Allah dan anak dari hamba-Nya, dan kalimat-Nya yang disampaikan kepada Maryam serta Ruh dari-Nya, dan (bersaksi pula) bahwa surga adalah benar adanya dan neraka pun benar adanya, maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam surga dari delapan pintu surga yang mana saja yang dia kehendaki.” (HR. Muslim no. 149)

Contoh Bacaan Zikir Kesukaan Allah

Selain kalimat tauhid, bacaan seperti Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar juga sangat dianjurkan. Zikir-zikir ini memiliki keutamaan besar dan sering disebut sebagai dzikir yang paling disukai Allah. Dalam praktiknya, bacaan ini bisa diulang kapan saja, baik setelah shalat maupun di waktu luang.

Tips Mengamalkan Zikir Sesuai Tuntunan Fikih

Waktu dan Adab Berzikir

Berzikir dapat dilakukan kapan saja, baik pagi, siang, maupun malam. Namun, waktu setelah shalat dan saat pagi atau petang sangat dianjurkan. Adab dalam berzikir termasuk menjaga kebersihan, menghadap kiblat, dan melafalkan dengan penuh kekhusyukan. Selain itu, niat yang tulus dan konsentrasi pada makna bacaan akan menambah keutamaan zikir.

Cara Konsisten Berzikir dalam Kehidupan Sehari-hari

Agar zikir menjadi kebiasaan, sebaiknya tetapkan waktu khusus setiap hari. Gunakan momen sehabis shalat atau waktu senggang untuk mengulang bacaan zikir. Menyusun target harian juga bisa membantu membentuk rutinitas berzikir. Selain itu, mengajak keluarga atau teman untuk berzikir bersama dapat meningkatkan semangat dalam beribadah.

Kesimpulan

Zikir merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam karena memberikan banyak manfaat, baik secara spiritual maupun psikologis. Berbagai bacaan zikir utama, seperti dzikir 33x dan kalimat tauhid, dapat diamalkan setiap hari untuk mendekatkan diri kepada Allah. Dengan memahami waktu, adab, serta memilih bacaan zikir yang disukai Allah, setiap muslim dapat merasakan ketenangan dan keberkahan, terutama di bulan Ramadhan.

Reviewed by Ajid Fuad Muzaki S.Th.I