Apa Itu Secure Attachment? Kenali Pengertian dan Cirinya
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hubungan antara anak dan orang tua ternyata membentuk pondasi penting bagi perkembangan psikologis seseorang. Salah satu konsep yang banyak dibahas dalam psikologi perkembangan adalah secure attachment, yaitu pola ikatan yang sehat dan mendukung.
Memahami secure attachment dapat membantu orang tua dan pendidik menumbuhkan rasa percaya diri dan kemandirian pada anak.
Pengertian Secure Attachment
Secure attachment merupakan pola keterikatan emosional yang kuat dan positif antara anak dan pengasuh utamanya. Dalam dunia psikologi, secure attachment menggambarkan kondisi ketika anak merasa aman, diterima, dan tahu bahwa kebutuhan emosinya akan dipenuhi.
Menurut Fathimah Assayyidah dan Nono Hery Yoenanto pada artikel "Hubungan Secure Attachment Orang Tua dengan Penyesuaian Diri pada Siswa SMP Islamic Boarding School", secure attachment orang tua merupakan ikatan afeksi antara orang tua dan anak yang berhubungan dengan penyesuaian diri, kepercayaan, kesejahteraan emosi, serta dukungan sosial yang lebih besar pada remaja.
Pola secure attachment berperan besar dalam pembentukan karakter anak. Anak dengan secure attachment umumnya tumbuh dengan rasa percaya pada lingkungan sekitarnya dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik dalam menghadapi tantangan baru.
Ciri-ciri Secure Attachment
Tanda-Tanda Individu dengan Secure Attachment
Orang dengan secure attachment biasanya menunjukkan beberapa karakteristik yang mudah dikenali. Mereka cenderung percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain dan tidak mudah merasa cemas dalam hubungan sosial. Selain itu, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru juga menjadi ciri khas, karena mereka merasa aman mencoba hal-hal baru. Regulasi emosi yang baik, seperti mampu menenangkan diri saat menghadapi stres, juga menandakan adanya secure attachment.
Hubungan Secure Attachment dengan Penyesuaian Diri
Penyesuaian diri adalah kemampuan individu untuk menyesuaikan sikap dan perilaku dengan tuntutan lingkungan, seperti di sekolah atau asrama.
Berdasarkan penelitian Fathimah Assayyidah dan Nono Hery Yoenanto, secure attachment orang tua memiliki hubungan positif yang signifikan dengan penyesuaian diri siswa SMP Islamic Boarding School. Siswa dengan penyesuaian diri yang baik diharapkan mampu beradaptasi di lingkungan boarding school, mengurangi masalah dengan teman maupun tekanan psikologis, serta memperoleh dukungan sosial yang lebih besar.
Pentingnya Secure Attachment dalam Perkembangan Anak
Secure attachment memiliki dampak jangka panjang terhadap perkembangan psikologis anak. Anak yang tumbuh dengan secure attachment cenderung lebih mudah membangun hubungan yang sehat, memiliki rasa percaya diri, serta mampu mengelola emosi dengan baik hingga dewasa. Untuk membangun secure attachment, orang tua bisa menerapkan pola asuh yang responsif, menyediakan dukungan emosional, serta menciptakan suasana aman di rumah sejak dini.
Kesimpulan
Secure attachment menjadi kunci penting dalam membentuk karakter dan kesehatan mental anak. Pola keterikatan yang sehat ini membantu anak tumbuh percaya diri, mudah beradaptasi, serta siap menghadapi tantangan di lingkungan sosialnya. Dengan membangun secure attachment sejak dini, orang tua dapat memberikan fondasi yang kuat bagi masa depan anak.
Reviewed by Helda Waty Sihombing
Baca Juga: Hubungan dan Relationship: Memahami, Menjaga, dan Mengembangkan Cinta