Ciri Koleris: Apa Itu Koleris dan Karakteristiknya
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kepribadian manusia memang sangat beragam. Salah satu tipe yang kerap mencuri perhatian adalah koleris, yang dikenal dengan sifatnya yang tegas dan penuh semangat. Memahami ciri koleris bisa membantu banyak orang mengenali potensi diri maupun orang lain dalam lingkungan sehari-hari.
Apa Itu Kepribadian Koleris?
Tipe kepribadian koleris merupakan salah satu dari empat tipe temperamen yang berakar dari teori humor (humorism) kuno. Hippocrates (sekitar 460–370 SM) memperkenalkan kerangka empat cairan tubuh sebagai dasar kepribadian, dan sekitar 500 tahun kemudian Galen (sekitar 129–201 M) merumuskan empat tipe temperamen — sanguinis, koleris, melankolis, dan plegmatis — berdasarkan keseimbangan cairan-cairan tersebut. Dalam konteks komputasi modern, Riki Adriant dan Yola Permata Bunda dalam jurnal Penentuan Kepribadian Sanguinis Koleris dan Melankolis Menggunakan Metode Forward Chaining mengaplikasikan tiga dari empat tipe kepribadian ini — sanguinis, koleris, dan melankolis — dalam sistem pakar berbasis metode Forward Chaining untuk mengidentifikasi kepribadian secara otomatis. Ciri khas koleris terletak pada ketegasan dan orientasi pada tujuan.
Pengertian Koleris Menurut Para Ahli
Koleris berasal dari teori humor kuno yang mengaitkan temperamen ini dengan cairan empedu kuning (yellow bile), yang dipercaya menghasilkan sifat panas, penuh tekad, dan kadang mudah marah. Adriant dan Bunda dalam sistem pakar mereka mengidentifikasi sifat-sifat yang mencirikan kepribadian koleris, antara lain: tegas, senang memimpin, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, merasa selalu benar, percaya diri tinggi, aktif, senang memerintah, dan sulit mengakui kesalahan. Mereka digambarkan sebagai pribadi yang berorientasi kuat pada hasil dan tidak ragu untuk mengambil alih kepemimpinan.
Peran Koleris dalam Pola Kepribadian
Dalam pembagian empat tipe kepribadian, koleris memiliki peran penting sebagai penggerak dan pemimpin kelompok. Koleris adalah tipe yang driven, decisif, dan berorientasi pada pencapaian; mereka adalah pemimpin alami dalam situasi krisis dan efektif dalam menyelesaikan sesuatu melalui kekuatan kemauan dan energi. Adriant dan Bunda merekomendasikan posisi jabatan dan pekerjaan yang cocok untuk kepribadian koleris adalah dalam bidang pengusaha, direktur perusahaan, dokter, dan pimpinan perusahaan.
Ciri-Ciri Kepribadian Koleris
Setiap orang bisa saja menunjukkan sifat koleris dalam berbagai kadar. Namun, ada beberapa karakteristik utama yang mudah dikenali dalam kehidupan sehari-hari.
Karakteristik Utama Koleris
Adriant dan Bunda mengidentifikasi delapan sifat utama yang digunakan dalam sistem pakar untuk menentukan kepribadian koleris, yaitu: tegas, senang memimpin, menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan, merasa selalu benar, percaya diri tinggi, aktif, senang memerintah, dan sulit mengakui kesalahan.
Kelebihan dan Kekurangan Koleris
Orang koleris cenderung efektif dalam memimpin dan menyelesaikan masalah. Breeze Well-being menjelaskan bahwa temperamen koleris sangat termotivasi, berorientasi pada tujuan, asertif, dan ambisius; orang-orang ini biasanya tahu apa yang mereka inginkan dan dapat memotivasi orang lain untuk membantu mereka meraih impian mereka. Dari sisi kekurangan, Adriant dan Bunda mencatat bahwa sifat "menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan" dan "sulit mengakui kesalahan" menjadi ciri yang secara eksplisit masuk dalam profil koleris; ini selaras dengan catatan literatur internasional bahwa koleris bisa bersifat kurang peka terhadap perasaan orang lain dan terlalu dominan.
Contoh Perilaku Koleris Sehari-hari
Dalam situasi kerja, koleris biasanya langsung mengarahkan tim atau mengambil inisiatif. Adriant dan Bunda mencatat bahwa kepribadian koleris cocok dalam posisi kepemimpinan seperti direktur perusahaan dan pengusaha, yang mencerminkan kecenderungan mereka untuk cepat bertindak, menetapkan target, dan berusaha mencapainya dengan cara yang jelas dan tegas.
Cara Mengenali Seseorang dengan Kepribadian Koleris
Mengenali seseorang dengan ciri koleris bisa dilakukan melalui interaksi sehari-hari, terutama di lingkungan sosial atau pekerjaan.
Tanda-Tanda di Lingkungan Sosial
Orang koleris sering tampil percaya diri, suka mengambil alih pembicaraan, dan mendorong orang sekitar untuk bergerak lebih cepat. Adriant dan Bunda mengidentifikasi sifat "aktif" dan "senang memerintah" sebagai tanda koleris yang dapat diamati dalam interaksi sehari-hari. Seorang koleris adalah pelaksana (doer) dan pemimpin; mereka memiliki banyak ambisi, energi, dan tekad, serta berusaha menanamkannya pada orang lain, namun bisa mendominasi orang dengan temperamen lain, terutama tipe plegmatis.
Perbandingan dengan Tipe Kepribadian Lain
Adriant dan Bunda membandingkan ketiga tipe dalam sistem mereka melalui sifat-sifat pembeda. Sanguinis memiliki sifat seperti ceria, mudah berteman, pemaaf, kreatif, dan mudah berubah, sementara koleris ditandai dengan ketegasan dan orientasi kekuasaan. Melankolis, di sisi lain, dicirikan oleh sifat sensitif dan peka, rela berkorban, berfikir serius, bekerja sendiri, teratur dan rapi, serta perfeksionis. Berbeda dengan sanguinis yang lebih ekspresif secara emosional dan sosial, koleris lebih mengedepankan ketegasan dan pencapaian tujuan; sedangkan melankolis cenderung analitis dan hati-hati, koleris justru lebih berani mengambil risiko dan bertindak cepat.
Kesimpulan
Ciri koleris terlihat jelas dari ketegasan, ambisi, percaya diri tinggi, dan orientasi pada tujuan, sebagaimana diidentifikasi Adriant dan Bunda dalam delapan sifat utamanya. Tipe ini sangat efektif dalam memimpin, meskipun terkadang perlu belajar mengelola kecenderungan mendominasi agar hubungan sosial tetap harmonis. Memahami karakter koleris membantu setiap orang membangun komunikasi yang lebih baik di berbagai situasi.