Ciri Sanguinis: Mengenal Kepribadian Sanguinis dan Karakteristik Utamanya
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kepribadian manusia kerap dibedakan menjadi beberapa tipe, salah satunya adalah sanguinis. Tipe ini dikenal luas karena sifatnya yang terbuka dan mudah membaur dalam lingkungan sosial. Mengenali ciri sanguinis bisa membantu memahami cara seseorang berinteraksi, berkomunikasi, dan menyesuaikan diri di berbagai situasi.
Apa Itu Kepribadian Sanguinis?
Kepribadian sanguinis merupakan salah satu dari tiga tipe kepribadian yang diidentifikasi dalam penelitian Penentuan Kepribadian Sanguinis Koleris dan Melankolis Menggunakan Metode Forward Chaining oleh Riki Adriant dan Yola Permata Bunda (2023). Dalam sistem pakar yang dikembangkan berdasarkan data dari psikolog (Ibu Herlina, S.Psi., Psikolog dari Mutiara Azhar Group Konsultan Psikologi, Palembang), kepribadian sanguinis diidentifikasi melalui sejumlah sifat-sifat khas yang membedakannya dari tipe koleris dan melankolis.
Ciri-Ciri Kepribadian Sanguinis
Mengenal ciri sanguinis dapat membantu mengidentifikasi karakteristik uniknya dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa ciri berikut sering ditemukan pada individu dengan tipe kepribadian ini.
Sifat-Sifat Sanguinis Menurut Sistem Pakar
Adriant dan Bunda (2023), berdasarkan data dari pakar psikolog, mengidentifikasi sembilan sifat khas tipe sanguinis (kode R1 dalam knowledge base): ceria (fun), mudah berteman, berusaha menyenangkan orang lain, suka sekali berbicara, senang dipuji, senang dengan kegiatan baru, kreatif, mudah berubah, dan pemaaf. Dari sifat-sifat ini, saran profesi yang cocok menurut sistem pakar adalah pekerjaan yang bertemu banyak orang, seperti marketing, public relation, resepsionis, dan front office.
Sanguinis dalam Interaksi Sosial
Berdasarkan deskripsi ciri-ciri di atas, individu sanguinis umumnya aktif dalam berkomunikasi (suka sekali berbicara), mudah membangun jaringan pertemanan (mudah berteman, berusaha menyenangkan orang lain), dan membawa suasana positif (ceria). Sifat senang dengan kegiatan baru dan kreatif juga membuat mereka jarang merasa bosan meski berada di lingkungan yang berubah-ubah.
Sanguinis Dibandingkan Tipe Koleris dan Melankolis
Adriant dan Bunda (2023) mendefinisikan ketiga tipe dalam sistem pakar mereka. Jika sanguinis ditandai dengan sifat ceria, mudah berteman, dan pemaaf, maka tipe koleris ditandai dengan sifat tegas, senang memimpin, percaya diri tinggi, aktif, senang memerintah, dan sulit mengakui kesalahan. Sementara tipe melankolis ditandai dengan sifat sensitif dan peka, rela berkorban dan setia, berfikir serius, bekerja sendiri, teratur dan rapi, perfeksionis, dan mudah tertekan. Ketiga tipe memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing yang saling melengkapi dalam konteks organisasi dan kehidupan sehari-hari.
Kesimpulan
Ciri sanguinis yang menonjol — berdasarkan identifikasi pakar psikolog sebagaimana diaplikasikan dalam sistem pakar Adriant dan Bunda (2023) — meliputi sifat ceria, mudah berteman, suka berbicara, senang dipuji, kreatif, senang kegiatan baru, mudah berubah, dan pemaaf. Kemampuannya membaur dan menciptakan suasana positif membuat tipe ini cocok untuk profesi yang melibatkan interaksi dengan banyak orang. Memahami perbedaan dengan tipe koleris dan melankolis dapat membantu seseorang menyesuaikan cara berinteraksi di berbagai situasi.