Hubungan Multitasking dan Fokus: Dampak Multitasking terhadap Fokus
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kebiasaan multitasking semakin lekat dengan kehidupan mahasiswa modern. Aktivitas belajar kerap diselingi dengan membuka media sosial atau aplikasi lain secara bersamaan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan: bagaimana hubungan multitasking dan fokus dalam proses belajar? Berikut penjelasan lengkapnya.
Pengertian Multitasking dan Fokus
Multitasking dan fokus merupakan dua konsep penting dalam dunia pendidikan. Menurut Osami Putri Anelta dan Hanifa Laura Dalimunthe dalam artikel jurnal “Hubungan Antara Media Multitasking Dengan Cognitive Engagement Pada Mahasiswa”, media multitasking merujuk pada penggunaan lebih dari satu jenis media secara bersamaan, yang banyak dilakukan mahasiswa saat belajar; kebiasaan ini dapat membantu efisiensi waktu, tetapi juga berisiko menurunkan fokus, kontrol atensi, dan kedalaman pemrosesan informasi.
Definisi Multitasking
Multitasking merujuk pada upaya seseorang menjalankan beberapa tugas sekaligus, misalnya belajar sambil mendengarkan musik atau membalas pesan. Aktivitas ini dianggap membantu menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam waktu singkat.
Apa itu Fokus dalam Konteks Belajar
Fokus adalah konsentrasi penuh pada satu aktivitas tertentu. Dalam konteks belajar, kemampuan ini sangat penting agar materi dapat dipahami secara mendalam tanpa terganggu oleh hal lain.
Penjelasan Hubungan Keduanya
Hubungan multitasking dan fokus seringkali bertolak belakang. Ketika seseorang membagi perhatian pada banyak hal, kemampuan untuk fokus cenderung menurun, sehingga proses belajar menjadi kurang efektif.
Dampak Multitasking terhadap Fokus Mahasiswa
Kebiasaan multitasking memiliki dampak nyata pada fokus mahasiswa. Aktivitas ini dapat memengaruhi keterlibatan kognitif atau cognitive engagement selama proses belajar.
Pengaruh Media Multitasking pada Cognitive Engagement
Media multitasking, seperti membuka beberapa aplikasi saat belajar, dapat menurunkan keterlibatan kognitif. Mahasiswa jadi kurang menyerap informasi karena perhatian mereka terpecah.
Temuan Studi tentang Multitasking dan Penurunan Fokus
Menurut Osami Putri Anelta dan Hanifa Laura Dalimunthe dalam artikel jurnal “Hubungan Antara Media Multitasking Dengan Cognitive Engagement Pada Mahasiswa”, media multitasking dapat berdampak negatif pada proses kognitif, seperti menurunnya fokus, kontrol atensi, dan kedalaman pemrosesan informasi, tetapi penelitian mereka menunjukkan bahwa aktivitas media multitasking tidak secara langsung memengaruhi tingkat cognitive engagement mahasiswa.
Contoh Kasus Multitasking di Kalangan Mahasiswa
Banyak mahasiswa terbiasa membuka laptop, ponsel, dan buku secara bersamaan. Kebiasaan ini terdengar efisien, namun kerap membuat pemahaman materi menjadi tidak maksimal.
Faktor yang Memengaruhi Hubungan Multitasking dan Fokus
Ada beberapa faktor yang memengaruhi seberapa besar multitasking berdampak pada fokus, mulai dari jenis tugas hingga tingkat keterlibatan mahasiswa.
Jenis Tugas dan Media yang Digunakan
Tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi lebih mudah terganggu oleh multitasking. Sementara aktivitas ringan mungkin tidak terlalu terpengaruh oleh pembagian perhatian.
Tingkat Keterlibatan Kognitif Mahasiswa
Semakin tinggi tingkat keterlibatan kognitif, semakin sulit mahasiswa terdistraksi oleh multitasking. Namun, tidak semua orang mampu mempertahankan tingkat keterlibatan ini dalam waktu lama.
Tips Mengelola Multitasking agar Fokus Tetap Terjaga
Mahasiswa bisa menerapkan beberapa strategi agar tetap fokus meski dihadapkan pada banyak tugas dalam waktu bersamaan.
Strategi Mengurangi Gangguan saat Belajar
Cobalah menonaktifkan notifikasi saat belajar atau memilih tempat yang bebas dari distraksi. Membagi waktu untuk aktivitas berbeda juga dapat membantu menjaga fokus.
Rekomendasi Manajemen Waktu untuk Mahasiswa
Buatlah jadwal belajar yang jelas, bagi waktu untuk istirahat, dan gunakan teknik seperti Pomodoro agar perhatian tetap terjaga selama sesi belajar.
Kesimpulan
Hubungan multitasking dan fokus sangat erat dalam kehidupan mahasiswa. Multitasking memang bisa memberikan kemudahan, namun berisiko mengurangi kualitas fokus dan hasil belajar. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk memahami dampaknya dan menerapkan strategi agar tetap fokus dalam menjalani aktivitas akademik.
Reviewed by Helda Waty Sihombing
Baca Juga: Kognitif dan Pola Pikir: Cara Kerja Pikiran yang Membentuk Hidup