Konten dari Pengguna

Kepribadian Dominan: Pengertian dan Ciri-cirinya dalam Teori DISC

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kepribadian Dominan. Gambar: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kepribadian Dominan. Gambar: Pexels.

Kepribadian dominan sering menjadi sorotan dalam berbagai diskusi tentang perilaku dan interaksi manusia, khususnya dalam lingkungan kerja atau organisasi. Konsep ini banyak digunakan dalam teori DISC untuk memahami bagaimana seseorang mengambil keputusan, berkomunikasi, dan merespons situasi di sekitarnya.

Apa Itu Kepribadian Dominan?

Kepribadian dominan merupakan salah satu dari empat tipe utama dalam teori DISC. Menurut skripsi Penentuan Tipe Kepribadian DISC Calon Karyawan Menggunakan Aplikasi Berbasis Naïve Bayes Classifier karya Febrian Rainbow Perdana Putra, teori DISC dikembangkan oleh Dr. William Moulton Marston pada tahun 1928 melalui bukunya The Emotions of Normal People. Marston membuat empat tipe dasar manusia yang dilambangkan dengan empat faktor: Dominant (sifat dominan/kuasa), Influence (sifat memengaruhi), Steadiness (sifat stabil), dan Compliance (sifat pemikir/kritis).

Definisi Kepribadian Dominan dalam Teori DISC

Putra menjelaskan bahwa orang dengan sifat dominance (kuasa) suka mencapai hasil dengan cepat, suka akan tantangan dan hal bidang baru serta mengambil otoritas. Dalam Biaxial Model DISC, tipe Dominance merupakan kombinasi antara perilaku Assertiveness dan Control — disebut juga area Driver yang menunjukkan karakteristik orang yang bermotivasi tinggi untuk berhasil dengan sifat-sifat kompetitif terhadap orang lain.

Karakteristik Umum Tipe Dominan

Putra menjelaskan bahwa orang dominan suka bertanggung jawab dan tidak ingin berada di bawah kendali orang lain, serta paling nyaman ketika mereka dapat mengontrol lingkungan. Mereka bekerja dengan baik ketika mereka bebas dari kontrol dan pengawasan. Orang dominan selalu memunculkan ide besar, sehingga sering memegang kendali dan membuat keputusan yang cepat. Mereka akan merasa nyaman pada lingkungan penuh kekuasaan dan wewenang dengan kesempatan untuk meningkatkan prestasi individu.

Ciri-Ciri Kepribadian Dominan

Ciri-ciri kepribadian dominan dapat dikenali dari beberapa aspek perilaku dan reaksi terhadap situasi tertentu.

Sifat Dasar yang Menonjol

Sifat dasar tipe dominan meliputi ketegasan, orientasi pada hasil, kecepatan dalam pengambilan keputusan, serta dorongan kuat untuk memimpin dan mengambil otoritas. Mereka juga memiliki sifat kompetitif yang tinggi terhadap orang lain.

Pola Perilaku Sehari-hari

Dalam aktivitas sehari-hari, orang dominan cenderung aktif memimpin, mengambil inisiatif, dan berorientasi pada solusi. Gaya komunikasi mereka tegas dan langsung. Putra menjelaskan bahwa biasanya orang dengan kecenderungan dominan akan mampu mengemban tugas sebagai pimpinan, misalnya CEO atau Presiden. Orang compliance biasanya bekerja di bawah komando orang dominance sebagai Wakil Presiden atau Asisten Manajer.

Kelemahan Tipe Dominan

Putra secara eksplisit menyebutkan bahwa orang dominan sering melewatkan detail, kurang berkomitmen, dan sering tidak memedulikan penilaian dan perasaan orang lain. Oleh karena itu, orang dengan dominance kuat membutuhkan orang lain sebagai penasehat, menghitung risiko, dan melakukan penelitian fakta. Penting dicatat bahwa sumber tidak menyebutkan sifat "keras kepala" — justru sebaliknya, sumber menyebut mereka "kurang berkomitmen."

Tipe-Tipe Lain dalam DISC sebagai Konteks

Untuk memahami tipe Dominan secara utuh, perlu diketahui kontras dengan tiga tipe lainnya. Putra menjelaskan: tipe Influence cenderung komunikatif, suka bergaul, dan pandai mengambil hati orang; tipe Steadiness dikenal dengan konsistensinya, menjadi pendengar sejati, sabar, dan pandai mengendalikan keadaan; sementara tipe Compliance sangat teliti, berpikir kritis, dan memiliki rencana yang matang. Setiap tipe memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing — dan dalam praktiknya, seseorang biasanya memiliki kombinasi dari beberapa tipe dengan satu yang dominan.

Peran Kepribadian Dominan dalam Kehidupan Sehari-hari

Kepribadian dominan memiliki pengaruh besar di lingkungan sosial maupun profesional. Tipe ini kerap dipercaya untuk memimpin proyek atau tim karena kemampuannya mengambil keputusan dengan cepat dan efektif.

Kelebihan dan Potensi Tipe Dominan

Berdasarkan sumber, kelebihan tipe dominan meliputi motivasi tinggi untuk berhasil, kemampuan membuat keputusan cepat, dorongan kuat untuk bertanggung jawab, serta sifat kompetitif yang mendorong pencapaian. Sifat-sifat ini membuat mereka sering dipercaya untuk memegang posisi kepemimpinan.

Tantangan yang Sering Dihadapi

Di sisi lain, Putra menjelaskan bahwa kelemahan tipe dominan terletak pada kecenderungan melewatkan detail dan kurang memperhatikan perasaan orang lain. Mereka membutuhkan rekan kerja yang dapat menjadi penasehat, membantu menghitung risiko, dan melengkapi kekurangan mereka — khususnya dari tipe Compliance yang teliti dan analitis, atau tipe Steadiness yang sabar dan menjadi pendengar.

Kesimpulan

Kepribadian dominan menurut teori DISC — yang dikembangkan oleh Marston (1928) — menggambarkan individu yang berorientasi pada hasil, suka mengambil otoritas, tegas, dan kompetitif. Mereka memiliki peran penting dalam organisasi sebagai pemimpin dan pengambil keputusan, namun perlu menyadari kelemahannya dalam hal detail dan kepekaan terhadap orang lain. Memahami ciri-ciri kepribadian dominan dalam konteks empat tipe DISC membantu kita berinteraksi dan bekerja sama secara lebih efektif.