Memahami Anchoring Bias: Definisi dan Penyebabnya
Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anchoring bias merupakan fenomena psikologi yang sering memengaruhi cara seseorang mengambil keputusan. Banyak orang tidak menyadari bahwa persepsi awal atau “angka patokan” dapat membentuk penilaian mereka pada situasi berikutnya. Memahami anchoring bias membantu kita lebih kritis dalam menghadapi berbagai tawaran, informasi, atau saat menilai situasi baru.
Pengertian Anchoring Bias
Anchoring bias adalah kecenderungan seseorang untuk terlalu terpaku pada informasi awal saat membuat keputusan, bahkan jika informasi tersebut kurang relevan atau acak. Menurut artikel “Anchoring Bias: The Power of First Impression on Economic Decision-making” karya Yichen Zhao, anchoring bias merupakan efek kognitif yang kuat dan secara sistematis memengaruhi perilaku konsumen, keputusan finansial, negosiasi, serta berbagai keputusan ekonomi dan perilaku.
Contoh Anchoring Bias dalam Pengambilan Keputusan Ekonomi
Salah satu contoh sederhana adalah saat seseorang menawar harga barang, harga pertama yang disebutkan sering menjadi acuan. Akibatnya, keputusan akhir cenderung mendekati angka awal tersebut, meskipun nilai sesungguhnya mungkin jauh berbeda.
Pentingnya Memahami Anchoring Bias
Memahami anchoring bias dapat membantu kita mengambil keputusan secara lebih rasional. Kesadaran akan bias ini juga membuat kita tidak mudah terpengaruh oleh penawaran atau angka yang sengaja dibuat tinggi atau rendah.
Penyebab Terjadinya Anchoring Bias
Anchoring bias tidak muncul begitu saja. Ada beberapa faktor yang membuat seseorang mudah terjebak dalam efek ini, terutama terkait cara otak memproses informasi baru.
Proses Kognitif di Balik Anchoring Bias
Otak manusia cenderung mencari titik referensi saat menerima informasi baru. Referensi awal ini seringkali menjadi “jangkar” yang sulit dilepaskan, bahkan jika sudah ada data lain yang masuk.
Pengaruh Kesan Pertama pada Penilaian
Kesan pertama yang kuat bisa memengaruhi penilaian berikutnya. Jika angka atau informasi awal sudah tertanam di pikiran, biasanya pemikiran selanjutnya akan mengacu pada hal tersebut.
Studi Terkait Anchoring Bias pada Keputusan Ekonomi
Sebagaimana dijelaskan dalam artikel “Anchoring Bias: The Power of First Impression on Economic Decision-making” karya Yichen Zhao, anchoring bias membuat individu terlalu bergantung pada informasi awal atau anchor saat mengambil keputusan, bahkan ketika anchor tersebut bersifat arbitrer atau tidak terkait dengan konteks. Kondisi ini dapat menghasilkan kesalahan sistematis dalam penilaian dan memengaruhi keputusan ekonomi.
Dampak Anchoring Bias dalam Kehidupan Sehari-hari
Anchoring bias dapat ditemukan di banyak aspek kehidupan, mulai dari belanja, negosiasi, hingga membuat keputusan penting lainnya.
Implikasi Anchoring Bias pada Keuangan Pribadi
Dalam keuangan pribadi, anchoring bias bisa muncul saat menilai harga rumah, kendaraan, atau produk investasi. Orang cenderung menggunakan harga penawaran awal sebagai patokan, sehingga berisiko membuat keputusan kurang tepat.
Cara Mengurangi Pengaruh Anchoring Bias
Beberapa cara mengurangi pengaruh anchoring bias antara lain dengan membandingkan berbagai sumber informasi, menunda keputusan, serta selalu mempertanyakan angka atau informasi awal yang diterima.
Kesimpulan
Anchoring bias adalah kecenderungan seseorang terpaku pada angka atau informasi awal saat membuat keputusan. Efek ini bisa sangat kuat, terutama dalam konteks ekonomi dan kehidupan sehari-hari. Dengan memahami penyebab dan cara mengatasinya, kita bisa menjadi lebih bijak dalam mengambil keputusan dan tidak mudah terjebak pada persepsi awal.
Reviewed by Helda Waty Sihombing
Baca Juga: Kognitif dan Pola Pikir: Cara Kerja Pikiran yang Membentuk Hidup