Konten dari Pengguna

Memahami Proses Psikologis: Pengertian, Tahapan, dan Contoh

R

Ruang Psikologi

Menyajikan informasi seputar psikologi dan cabang-cabang ilmunya.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ruang Psikologi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilstras Proses Psikologis. Gambar: Pexels.
zoom-in-whitePerbesar
Ilstras Proses Psikologis. Gambar: Pexels.

Proses psikologis merupakan bagian penting dalam memahami bagaimana manusia berpikir, merasakan, dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari. Setiap individu pasti pernah mengalami beragam proses psikologis, mulai dari membuat keputusan sederhana hingga menghadapi situasi yang lebih kompleks. Mengetahui proses-proses ini dapat membantu seseorang mengenali pola perilaku, emosi, serta motivasi di balik tindakan yang dilakukan.

Apa Itu Proses Psikologis?

Proses psikologis adalah proses yang terjadi dalam otak atau pusat kesadaran sebagai dasar dari perilaku non-refleksif manusia. Menurut Adnan Achiruddin Saleh (2018) dalam buku Pengantar Psikologi, perilaku atau aktivitas atas dasar proses psikologis inilah yang disebut aktivitas psikologi atau perilaku psikologis. Lebih lanjut, buku ini mendefinisikan proses mental sebagai kondisi atau gejala yang terjadi dalam diri individu yang menjadi motor penggerak perilaku manusia.

Tahapan dan Jenis Proses Psikologis

Menurut Saleh (2018), proses mental manusia dibedakan menjadi tiga gejala utama: gejala kognitif, gejala emosi, dan gejala konasi. Ketiganya saling berkaitan dan membentuk respons seseorang terhadap lingkungan.

Gejala Kognitif

Dalam buku Cognitive Psychology. 7th ed., proses kognitif mencakup berbagai aktivitas mental yang berkaitan dengan perolehan, penyimpanan, dan penggunaan pengetahuan, seperti berpikir, memahami, mengingat, dan memecahkan masalah (Sternberg & Sternberg, 2016). Contohnya, saat seseorang mengingat rute perjalanan atau memecahkan teka-teki, proses kognitif sedang bekerja.

Gejala Emosi

Gejala emosi berhubungan dengan keadaan perasaan yang begitu kuat hingga dapat memengaruhi perilaku. Emosi cenderung terjadi dalam kaitannya dengan perilaku yang mengarah (approach) atau menyingkiri (avoidance) terhadap sesuatu (Saleh, 2018). Situasi seperti menerima kabar baik atau menghadapi kegagalan adalah momen yang melibatkan gejala emosi.

Gejala Konasi

Gejala konasi berkaitan dengan motif dan motivasi sebagai pendorong perilaku. Motif diartikan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri organisme yang mendorong untuk berbuat atau merupakan driving force. Motivasi merupakan keadaan dalam diri individu atau organisme yang mendorong perilaku ke arah tujuan (Saleh, 2018).

Contoh Proses Psikologis dalam Aktivitas Sehari-hari

Dalam kehidupan sehari-hari, proses psikologis sering terjadi secara bersamaan. Misalnya, saat menghadapi ujian, seseorang akan memproses materi melalui ingatan dan intelegensi (gejala kognitif), merasakan cemas atau percaya diri (gejala emosi), lalu terdorong untuk belajar atau tidak berdasarkan motivasi yang dimilikinya (gejala konasi). Proses mental tersebut menjadi motor penggerak perilaku manusia dalam menghadapi berbagai situasi (Saleh, 2018).

Kesimpulan

Memahami proses psikologis membantu kita mengenali pola pikir, perasaan, dan motivasi yang memengaruhi setiap tindakan. Dengan pemahaman ini, seseorang bisa lebih bijak dalam membuat keputusan dan mengelola emosi di berbagai situasi. Pemahaman proses psikologis juga bermanfaat untuk pengembangan diri dan interaksi sosial yang lebih baik.